Menangi Partai Penentuan, Ihsan: Aku Unggul Fisik dan Serangan

SEA Games

Menangi Partai Penentuan, Ihsan: Aku Unggul Fisik dan Serangan

Femidiah - Sport
Kamis, 11 Jun 2015 21:35 WIB
Menangi Partai Penentuan, Ihsan: Aku Unggul Fisik dan Serangan
PBSI for detikSport
Jakarta - Ihsan Maulana Mustofa menjadi penentu tiket tim putra Indonesia ke babak final bulutangkis beregu SEA Games 2015 Singapura. Pemain berusia 19 tahun itu menyebut unggul fisik dan serangan sebagai kunci kemenangan.

Ihsan sukses membawa tim Indonesia melaju ke babak final dengan menyumbangkan poin ketiga usai dengan mengalahkan Muhammad Arif Abdul Latif dengan skor 21-12, 22-20 di Singapura Indoor Stadium pada Kamis (11/6/2015).

Memulai gim pertama dengan mudah, Ihsan dibuat keteteran di awal pertandingan gim kedua dengan skor 0-8. Ihsan kembali tertinggal jauh 14-20 dari lawan. Tapi akhirnya pemain asal Tasikmalaya, Jawa Barat tersebut bisa meraih kemenangan dengan skor 22-20.

Sebagai pemain muda yang telah mengikuti berbagai team event seperti Piala Thomas, Asian Games dan Piala Sudirman, Ihsan mengaku lebih percaya diri menghadapi situasi kritis seperti itu. Dia tetap tampil tenang kendati sudah tetringgal jauh.

Ihsan juga berhasil memancing Arif untuk gugup saat poinnya mulai dikejar.

β€œSangat bahagia, saya bersyukur hari ini diberi hati yang yakin, saya bisa percaya diri dengan permainan sendiri," kata Ihsan seperti dikutip Badminton Indonesia.

"Beban pasti ada tapi saya pilih fokus ke pertandingan saja, tidak mikir menang kalah. Pelatih selalu membuat saya berpikir positif. Pelatih selalu memberikan menyuntikkan semangat dengan berteriak kalau saya bisa. Dia bilang saya lebih unggul dari segi fisik dan serangan. Saya makin percaya diri,” beber Ihsan.

β€œSejak gim pertama saya sudah yakin, apalagi di Indonesia Open 2015 bisa menang dari dia. Pokoknya saya berpikir mau menyerang dulu dan tidak mau bertahan saja. Pokoknya saya harus lebih agresif.

Memasuki gim kedua saya lengah karena mau buru-buru mau mematikan lawan. Sempat kepikiran pasti rubber game, tapi saya bertekad untuk tetap berusaha,” imbuh dia.

Selain itu, Ihsan termotivasi untuk membuktikan jika dirinya layak dipercaya. Penampilan sip rekan-rekannya, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, di BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015 memantik keinginan dia untuk unjuk gigi. Jonatan dan Anthony sukses menembus babak perempatfinal, sedangkan Ihsan terhenti di kualifikasi.

Sementara itu, kemenangan tim putra disyukuri oleh manajer tim Lius Pongoh. Lius memuji daya juang para atlet yang begitu luar biasa.

β€œSaya sangat bersyukur Ihsan bisa membalikkan keadaan, padahal dia sudah jauh tertinggal. Ini adalah hasil kerja keras para atlet. Semua sudah bermain mati-matian, termasuk Firman (Abdul Kholik). Walaupun kalah dari Lee Chong Wei, tetapi penampilannya bagus. Seperti diperkirakan, pertandingan ini berlangsung ramai,” ujar Lius.

β€œDua nomor ganda memang harus kita menangkan, bisa berbahaya kalau ganda lepas,” tuturnya.

Pada babak final yang berlangsung besok (Jumat 12/6), tim Indonesia akan berhadapan dengan Thailand. Tim Negeri Gajah Putih itu lolos ke final dengan mengalahkan tuan rumah Singapura dengan skor 3-2. Berikut hasil lengkap babak semifinal beregu putra SEA Games 2015 antara Indonesia melawan Malaysia (3-2):

Indonesia vs Malaysia: 3-2

Jonatan Christie vs Chong Wei Feng 18-21, 21-13, 15-21
Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi vs Goh V Shem/Tan Wee Kiong 21-17, 15-21, 21-17
Firman Abdul Kholik vs Lee Chong Wei 19-21, 10-21
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon vs Mak Hee Cun/Teo Kok Siong 21-10, 21-13
Ihsan Maulana Mustofa vs Muhammad Arif Abdul Latif 21-12, 22-20

(fem/cas)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads