Ajang Wimbledon 2015 akan mulai bergulir pekan depan. Persaingan berebut gelar juara di sektor putra diprediksi bakal berjalan lebih sengit dari biasanya, membuat juara bertahan Novak Djokovic takkan dengan mudah berjaya lagi.
Wimbledon, ajang grand slam ketiga tahun ini, akan bergulir pada tanggal 29 Juni sampai dengan 12 Juli mendatang. Tahun lalu sektor putra menghadirkan Djokovic sebagai juara usai mengalahkan Roger Federer--salah satu peraih titel terbanyak Wimbledon di Era Open.
Untuk Djokovic gelar juara Wimbledon tahun lalu membuatnya menjadi salah satu dari segelintir petenis yang setidaknya pernah dua kali menjuarai ajang tersebut (2011, 2014). Jumlah gelar juara sama dimiliki oleh petenis top lain saat ini, Rafael Nadal (2008, 2010).
Sementara itu jumlah gelar juara terbanyak Wimbledon di era saat ini dicatatkan atas nama mantan pemain top Pete Sampras dan Federer, yang masih aktif, dengan keduanya sama-sama memiliki tujuh titel.
Federer, Nadal, dan Djokovic itu pula yang mendominasi peraih gelar juara Wimbledon sejak 2003, dengan diselingi nama Andy Murray yang jadi juara tahun 2013--sekaligus mengakhiri penantian 77 tahun dari Inggris Raya untuk kembali memiliki juara di nomor putra.
Boris Becker, tiga kali juara Wimbledon, menilai keempat nama tersebut akan kembali jadi unggulan teratas di ajang nanti walaupun sebagai pelatih Djokovic, ia tentu juga lebih memberi fokus pada pemain didikannya sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itulah pertandingan-pertandingan yang dinantikan semua orang. Itulah rivalitas-rivalitas yang meramaikan olahraga ini, yang membuat semua orang tertarik."
"Untuk sekian lama persaingannya cuma antara Roger dengan Rafa, dan walaupun Rafa memenangi kebanyakan pertandingannya, tetapi tahun lalu kita juga melihat pertandingan-pertandingan amat bagus antara Andy dan Novak, dan saya pikir partai-partai seperti itulah yang membuat olahraga ini jadi spesial," tuturnya.
Sejak Federer mendominasi Wimbledon pada kurun waktu 2003-2007, belum pernah ada lagi petenis putra yang mampu mempertahankan gelar juaranya di ajang tersebut.
(krs/cas)
