Saat tahun 2015 berakhir, Serena Williams bisa saja sudah menyamai rekor jumlah titel grand slam terbanyak untuk seorang petenis putri di Era Open. Untuk itu ia terlebih dulu mesti bisa menjuarai Wimbledon.
Ajang Wimbledon tahun lalu menghadirkan kisah tak manis untuk Serena. Tampil sebagai unggulan pertama, saat itu ia harus sudah mengemas koper di babak ketiga ketika secara mengejutkan kalah dari unggulan 25 Alize Cornet.
Laju itu menyamai hasil terburuk Serena di Wimbledon, juara lima kali ajang tersebut, sekaligus melengkapi hasil mengecewakan di dua ajang grand slam sebelumnya pada tahun 2014; Serena kandas di babak keempat Australia Terbuka dan kandas di babak kedua Prancis Terbuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah membuka 2014 dengan hasil-hasil buruk di tiga grand slam awal, Serena lalu menjuarai tiga grand slam secara berurutan--AS Terbuka 2014, dan kemudian Australia Terbuka dan Prancis Terbuka pada tahun 2015.
Dengan tambahan tersebut, Serena kini sudah punya koleksi 20 titel grand slam sepanjang kariernya. Di Era Open ia cuma kalah dari Steffi Graf (22 titel) dan secara keseluruhan masih ada Margaret Court (24 titel). Artinya saat tahun 2015 ini habis Serena bisa saja sudah menyamai Graf sebagai petenis putri tersukses di Era Open dan juga berada dalam jalur tepat untuk mengejar Court guna menjadi petenis putri tersukses sepanjang masa.
Tentu saja untuk melakukannya Serena harus bisa menaklukkan All England Club pada 29 Juni-12 Juli nanti. Tidak akan mudah karena dalam dua tahun terakhir ia tak pernah bisa menembus babak delapan besar Wimbledon.
"Dalam dua tahun terakhir aku tidak tampil bagus di Wimbledon, jadi sekarang aku akan menjalaninya satu per satu saja. Tujuanku adalah tampil lebih baik daripada dua tahun terakhir, lalu melakukan peningkatan satu per satu. Di sana aku memang sedang kesulitan, jadi semoga saja aku bisa bermain sedikit lebih baik nanti," ucap Serena seperti dikutip TheNational.ae.
(krs/nds)










































