Nadal tak pernah lolos ke perempatfinal Wimbledon dalam empat tahun terakhir. Dia dikalahkan Lukas Rosol di babak kedua (2012), Steve Darcis di babak pertama (2013), Nick Kyrgios di babak keempat (2014), dan terakhir Dustin Brown di babak kedua (2015).
Ada satu persamaan di antara Rosol, Darcis, Kyrgios, dan Brown. Saat mengalahkan Nadal, mereka sama-sama menempati peringkat 100 dunia atau lebih rendah. Rosol berperingkat 100 dunia, Darcis berperingkat 135, Kyrgios berperingkat 144, dan Brown berperingkat 102. Di sisi lain, Nadal pasti menjadi salah satu unggulan utama dan favorit juara.
Sebelum tahun 2012, Nadal sebenarnya punya catatan apik di Wimbledon. Dia menembus final lima kali dan menjadi juara pada tahun 2008 dan 2010.
"Saya tak tahu apakah saya akan kembali ke level tahun 2008 atau 2010 atau 2007 atau 2006 atau 2011," aku Nadal setelah dikalahkan Brown, Kamis (2/7/2015).
"Motivasi saya adalah berusaha kembali ke level itu," tambahnya seperti dikutip Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Khususnya di lapangan ini, Anda kadang-kadang bertemu pemain-pemain yang tidak ingin bermain dari garis belakang," ucap Nadal.
"Lawan ini adalah salah satunya. Anda tak boleh membuat kesalahan melawan seorang pemain seperti dia, yang punya servis keras. Servis pertama dan kedua dengan kecepatan yang nyaris sama," kata dia.
(mfi/roz)











































