Murray Diuji Servis Kencang Karlovic

Wimbledon

Murray Diuji Servis Kencang Karlovic

Meylan Fredy Ismawan - Sport
Senin, 06 Jul 2015 14:05 WIB
Murray Diuji Servis Kencang Karlovic
Getty Images/AFP
London - Ivo Karlovic akan menjadi lawan Andy Murray di babak keempat Wimbledon. Servis Karlovic, yang termasuk salah satu yang paling kencang di lapangan tenis saat ini, akan menjadi ujian serius untuk Murray.

Dengan posturnya yang tinggi besar (2,11 meter), Karlovic memang dikenal punya servis keras. Catatan terbaiknya adalah saat membuat servis dengan kecepatan 251 km/jam di Piala Davis 2011. Servis tersebut hingga sekarang tercatat sebagai servis paling kencang ketiga di dunia tenis, cuma kalah dari milik Samuel Groth (263,4 km/jam) dan Albano Olivetti (257,5 km/jam).

Servis yang kencang membuat Karlovic bisa membukukan banyak ace sepanjang pertandingan. Di Wimbledon tahun ini, petenis 36 tahun itu sudah membuat 136 ace dalam tiga pertandingan melawan Elias Ymer, Alexandr Dolgopolov, dan Jo-Wilfried Tsonga.

"Jika Anda melihat statistik, mereka mengatakan bahwa pemilik servis terbaik dalam sejarah adalah saya. Tentu saja saya yang terbaik," ucap Karlovic seperti dikutip Express.

"Saya tak peduli kalau orang-orang mengatakan saya cuma punya satu pukulan, saya bukan seorang petenis yang sebenarnya. Jika mereka mengatakan hal itu, mereka tak pernah melihat saya bermain," tuturnya.

Karlovic akan kembali mengandalkan servisnya yang keras untuk melawan Murray pada Senin (6/7/2015). Dalam lima pertemuan sebelumnya dengan Murray, dia tak sekali pun menang.

"Saya tak pernah mengalahkan Murray, sekarang adalah kesempatan untuk melakukannya," ujar Karlovic.

"Itu tak akan mudah. Namun, jika saya terus melakukan servis seperti ini, saya pastinya akan punya peluang," kata dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Murray sendiri menyadari bahwa servis Karlovic berpotensi menyulitkannya. Petenis tuan rumah yang menjadi unggulan ketiga itu pun siap melalui laga berat.

"Dalam hal servis, tentu saja dia bisa memukul dengan sudut yang tak bisa saya lakukan karena dia lebih tinggi dan tangannya lebih panjang. Jadi, akan sulit untuk mengembalikannya," tutur Murray.

(mfi/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads