Sstt... Ini Bocoran dari Tim Henman tentang Ruang Ganti Wimbledon

Sstt... Ini Bocoran dari Tim Henman tentang Ruang Ganti Wimbledon

Kris Fathoni W - Sport
Senin, 06 Jul 2015 15:23 WIB
Sstt... Ini Bocoran dari Tim Henman tentang Ruang Ganti Wimbledon
Getty Images/Clive Brunskill
London - Sudah tak lagi aktif bertenis, Tim Henman masih tetap eksis dan hilir-mudik di dunia tenis khususnya Wimbledon. Mantan petenis putra favorit se-Inggris Raya itu kini membeberkan sejumlah "rahasia" mengenai ruang ganti Wimbledon. Apa saja?

Dalam kariernya bertenis, Henman di antaranya pernah empat kali menjadi semifinalis Wimbledon (1998, 1999, 2001, 2002). Sebelum kehadiran Andy Murray, Henman pula yang menyandang predikat petenis putra terbaik Inggris Raya selama beberapa waktu.

Selepas tak lagi aktif bermain tenis, pria 40 tahun tersebut menjadi analis dan pengamat dunia tenis. Pada posisi itulah Henman kini menjalani Wimbledon 2015.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan pengalaman dan pantauannya di Wimbledon, Henman kemudian juga membeberkan sejumlah hal menarik di ruang ganti Wimbledon. Berikut hal-hal tersebut seperti dilansir Telegraph.

1. Ruang ganti adalah tempat pribadi di Wimbledon

"Ada banyak tempat yang bisa didatangi teman-teman, keluarga, suporter, dan staf pekerja turnamen di tempat ini. Tapi satu tempat yang tak bisa mereka masuki adalah ruang ganti," ucap Henman.

"Itu merupakan tempat suci. Satu-satunya tempat buat para pemain dan pelatih, tempat di mana mereka bisa mempersiapkan diri dan sendirian," lanjutnya.

2. Anda harus salin busana di samping rival

"Sedikit tak biasa di tenis karena Anda mesti berganti di tempat yang sama dengan lawan. Tak cocok dengan semua petenis: beberapa suka sendirian, lainnya senang-senang saja ngobrol," ujar Henman.
Β 
"Ada dinamika berbeda. Jika Anda berhadapan dengan seseorang yang Anda kenal, Anda bisa ngobrol. Pemain lain ada yang enggan berdialog, jadi bisa berbeda. Tapi para pemain ada di ruang ganti selama 52 pekan dalam setahun, jadi mereka sudah terbiasa," katanya.

3. Boleh-boleh saja main golf dan cricket di ruang ganti

"Di Wimbledon ada sebuah mesin putting golf untuk dimainkan di ruang ganti. Tahun lalu ada sebuah keranjang basket mini. Selama tahun-tahun dulu, kami sudah iseng main dengan bola tenis dan raket cricket," tutur pria yang pernah iseng main cricket dengan Pat Rafter sampai merusak langit-langit ruang ganti tersebut.

"Ada juga yang bermain kartu dan backgammon. Ketika hujan, itu membuat frustrasi pemain, kru tv, dan para penggemar, jadi Anda harus menghabiskan waktu sampai bisa kembali lagi ke lapangan," sebut Henman.

4. Ya, para pemain juga suka mengudap stroberi dan krim

"Saya pikir para pemain takkan menunggu sampai turnamen habis untuk menikmati stroberi dan krim. Mereka sudah pasti mengudapnya sedikit-sedikit dalam turnamem," kata Henman.

"Fasilitas katering di Wimbledon benar-benar luar biasa. Anda akan menemukan apa pun kebutuhan diet Anda. Aku mungkin akan minta roti lapis dengan ayam dan alpukat, mungkin sedikit sushi, dan juga buah-buahan untuk memastikan level energiku cukup," imbuhnya.

5. Ruang ganti merupakan sarang penuh keyakinan takhayul

"Sudah pasti ada banyak keyakinan takhayul, walaupun beberapa pemain lebih memercayainya dibandingkan dengan pemain lain. Lihat saja Rafael Nadal menjejerkan tas, raket, dan botol airnya. Ada juga petenis yang ingin berlatih di lapangan itu-itu saja atau bersalin di ruang ganti yang sama. Beberapa tak mau menginjak garis di lapangan," beber Henman.

"Saya sendiri selalu menggunakan tempat loker yang sama--nomor 27. Saya pikir itu karena (mantan petenis Swedia) Stefan Edberg merupakan salah satu idola saya, sehingga ketika pertama main di Wimbledon saya langsung melihat tempat lokernya dan berpikir, 'Kalau aku dapat tempat loker di sebelahnya, mungkin kepiawaiannya melakukan volley akan menular'," ucapnya.

6. Anda menghabiskan banyak waktu menunggu

"Terkecuali Anda bermain dalam partai pertama hari tersebut, Anda tak pernah tahu persis jam berapa pertandingan Anda akan mulai jadi Anda harus siap tampil kapan saja, tapi juga mesti rileks," ujar Henman.

"Jika pertandingan sebelum Anda berlangsung lima set, Anda bisa menunggu sampai lima jam. Anda harus memastikan punya raket cadangan, sepatu dan kostum, menjaga tidak dehidrasi, tetap berenergi dengan makan cukup, dan menjaga tenaga untuk tanding," lanjutnya.

7. Anda selalu bisa mendengar suara suporter, tapi Anda harus tetap pegang kendali

"Ada sebuah titik keseimbangan yang harus dicapai ketika menyoal suporter. Anda harus menggunakan dukungan dan atmosfer itu, dan saya menyukainya. Kalau saya bisa memainkan seluruh karier di satu lapangan, itu akan menjadi Centre Court Wimbledon," ucap Henman.

"Anda harus bisa merangkulnya, tapi jangan sampai mengganggu fokus. Anda harus melakukan pekerjaan dengan baik dalam hal mengendalikan hal-hal yang memang bisa Anda kontrol dan jangan sampai fokus Anda terganggu dengan keramaian suporter," sebutnya.

8. Semua orang suka gratisan dari Wimbledon

"Seluruh pemain mendapatkan sekantung besar hadiah ketika datang. Handuk Wimbledon selalu populer. Kantung hadiah itu senantiasa berubah tapi saya tahu mereka dapat vocer kado untuk belanja juga jadi sudah pasti itu tak buruk," ucap Henman.

9. Para pemain tidak selalu berpesta usai turnamen

"Mengingat dalam satu musim Anda banyak menghabiskan waktu dalam perjalanan dan mayoritas petenis putra dan putri dari luar negeri, segera setelah kalah mereka akan langsung cabut," ujar Henman.

"Mereka tak berlama-lama tetap di sini. Mereka pulang dan bersiap untuk turnamen selanjutnya. Saat final cuma dua petenis dan tim pelatihnya, jadi turnamen justru bertambah sunyi seiring dengan waktu," tambahnya.

(krs/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads