Novak Djokovic harus bekerja ekstra keras untuk mengatasi perlawanan Kevin Anderson di babak keempat Wimbledon. Kemenangan atas Anderson disebut Djokovic sebagai salah satu yang paling sulit untuknya.
Djokovic mendapat perlawanan sengit dari Anderson di babak 16 besar yang dimulai Senin (6/7/2015). Sang juara bertahan itu bahkan harus tertinggal lebih dulu setelah Anderson --petenis asal Afrika Selatan yang ditempatkan sebagai unggulan ke-14-- merebut dua set pertama.
Djokovic bangkit di dua set berikutnya untuk membuat kedudukan menjadi imbang 2-2 dan memaksakan dimainkannya set kelima. Tapi, karena kondisi penerangan yang buruk, pertandingan terpaksa dihentikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kevin melakukan servis dengan sangat baik. Saya ucapkan selamat kepadanya. Kalau dia memenangi pertandingan ini itu pantas. Main lagi di lapangan itu bagus, tapi saya beri tahu, ini jauh lebih sulit daripada latihan ringan," ujar Djokovic di situs resmi turnamen.
"Ini adalah salah satu pertandingan paling sulit yang pernah saya mainkan di sini. Kadang saya hampir tidak berdaya dengan pengembalian saya."
"Saya mencoba untuk bertahan dan menggunakan kesempatan ketika mereka datang. Saya tidak punya banyak (kesempatan). Di set kelima adalah tenis kualitas tinggi. Saya bisa saja tersingkir di hari Senin," imbuhnya.
Di babak perempatfinal, Djokovic akan menghadapi juara AS Terbuka 2014, Marin Cilic. Dalam 12 kali pertemuan, Djokovic selalu menang atas petenis asal Kroasia itu.
"Comeback dan menang dalam lima set memberi saya kepuasan dan kepercayaan diri. Kadang itu membuat frustrasi tapi saya lolos," katanya.
(nds/raw)











































