Coco, yang tampil sebagai petenis nonunggulan, menyerah dalam pertarungan tiga set dengan skor 3-6, 7-6, 3-6, pada pertandingan babak perempatfinal Wimbledon 2015, Selasa (7/7/2015).
Coco sempat mengeluh kepada wasit Eva Asderaki tentang gerakan yang dilakukan Sharapova di tengah-tengah servisnya, yang mana ini dianggap menyalahi aturan. Petenis berusia 23 tahun itu bahkan menuduh wasit segan terhadap Sharapova.
"Dia (Sharapova) terus-terusan bergerak saat aku sedang melakukan servis kedua," sembur Vandeweghe yang dikutip ESPN Tennis. "(Wasit) bilang dia tidak percaya dia melakukan hal itu dalam pergerakan servisku. Tapi aku tidak setuju."
"Kemudian di akhir set kedua, aku bilang kalau dia (wasit) punya kesulitan untuk berbicara dengan Maria, kalau dia takut untuk melakukannya, aku tidak masalah berbicara kepada Maria."
"Yang kurasakan dengan pergerakan dia di tengah-tengah servisku bukanlah perilaku yang sportif, menurut pendapatku. Padahal aku selalu mencoba bermain se-fair mungkin," tandas Coco.
Sharapova mengaku tidak menyadari ada masalah di sepanjang pertandingan. Wasit pun tidak mengatakan apapun kepada dia maupun Coco.
"Maksudku, ya beginilah. Apa yang dia katakan, aku tidak akan berdebat," sambung peraih lima titel juara Grand Slam ini.
Atas kemenangan ini, Sharapova berhak maju ke semifinal di mana dia akan mengharapi rival terberatnya sekaligus juara lima kali Serena Williams, Jumat (9/7).
(rin/fem)











































