Richard Gasquet membuat kejutan di perempatfinal Wimbledon. Petenis unggulan ke-21 itu menyingkirkan juara Prancis Terbuka, Stanislas Wawrinka, lewat pertarungan ketat lima set 6-4, 4-6, 3-6, 6-4, 11-9.
Dalam pertandingan di No. 1 Court yang selesai Kamis (9/7/2015) dinihari WIB, Wawrinka dan Gasquet sama-sama mampu memanfaatkan servisnya hingga gim keenam. Tapi di gim ketujuh, Gasquet mampu mematahkan servis Wawrinka untuk unggul 4-3.
Keunggulan Gasquet bertambah setelah dia mampu memaksimalkan servisnya di gim kedelapan. Meski Wawrinka bisa memperkecil ketertinggalan, tapi laju Gasquet tak terbendung dan merebut gim pembuka dengan skor 6-4. Di set ini, Gasquet memang cuma membukukan empat winners dibanding Wawrinka (12). Tapi Wawrinka banyak melakukan kesalahan sendiri dengan 14 unforced errors.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi keadaan kemudian berbalik. Gasquet mampu merebut tiga gim berikutnya, termasuk melakukan break di gim kelima, untuk membuat kedudukan sama kuat 3-3.
Kedua pemain kemudian sama-sama mampu memaksimalkan servisnya hingga gim kesembilan untuk keunggulan Wawrinka di kedudukan 5-4. Di gim kesepuluh, sebuah double fault dari Gasquet membuat Wawrinka mampu merebut set kedua dengan skor 6-4. Wawrinka memang tampil lebih baik di set kedua dengan mencatat 13 winner dan cuma lima unforced error.
Wawrinka memulai set ketiga dengan keunggulan 2-1. Di gim keempat, Wawrinka mematahkan servis Gasquet untuk unggul 3-1. Keunggulan Wawrinka bertambah menjadi 4-1 setelah dia mampu memaksimalkan servisnya. Set ini akhirnya menjadi milik Wawrinka dengan skor 6-3.
Di set keempat, kedua petenis sama-sama tampil solid saat memegang servis. Alhasil, belum ada break hingga gim kesembilan di kedudukan 5-4 untuk keunggulan Gasquet. Gasquet akhirnya merebut set keempat setelah Wawrinka melakukan double fault di gim kesepuluh.
Setelah sama-sama memanfaatkan servisnya di tujuh gim pertama di set kelima, break krusial dilakukan Gasquet di gim kedelapan untuk unggul 5-3. Tapi saat berpeluang untuk menuntaskan pertandingan dengan memegang servis, Gasquet justru gagal memanfaatkannya. Wawrinka mampu mematahkan servis Gasquet untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 4-5 dan memaksimalkan servisnya untuk menyamakan kedudukan.
Tanpa tie break, kedua petenis sama-sama mampu memanfaatkan servisnya. Gasquet unggul 10-9 atas Wawrinka. Di gim ke-20, Wawrinka memegang servis untuk memperpanjang napasnya. Tapi backhand-nya yang terlalu panjang akhirnya memberi kemenangan untuk Gasquet. Setelah bertarung selama tiga jam 28 menit, Gasquet akhirnya merebut tiket ke semifinal.
Di semifinal, Gasquet akan menghadapi sang juara bertahan, Novak Djokovic. Petenis peringkat satu dunia itu sudah lebih dulu merebut tiket semifinal lewat kemenangan straight set atas Marin Cilic dengan skor 6-4, 6-4, 6-4.
(nds/krs)










































