Djokovic berhasil meraih titel Wimbledon ketiga, sekaligus sembilan gelar juara grand slam, berkat kemenangan 7-6(1), 6-7(10), 6-4, dan 6-3 atas Federer yang berharap bisa menjadi petenis putra pertama yang punya delapan titel Wimbledon.
Partai antara dua petenis putra berperingkat terbaik itu sendiri berjalan amat sengit, salah satunya ketika Federer mampu merebut set kedua dengan tie-break 10-12 untuk menyamakan kedudukan dari Djokovic yang mampu merebut set pertama--juga lewat tie-break.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku harus bilang menghadapi Federer merupakan sebuah tantangan besar," kata Djokovic seperti dikutip BBC.
"Banyak pemain dari generasiku yang sudah menjadikan dirinya panutan dan mengikuti jejaknya," tambah petenis yang kini memiliki rekor pertemuan 20-20 dengan Federer tersebut.
"Ia membuat Anda bermain sampai ke ambang batas, bekerja keras, dan berusaha memenangi setiap poin," tutur petenis 28 tahun itu memuji sang lawan yang lebih tua lima tahun darinya.
(krs/rin)











































