Sekitar sepekan sebelum dimulai, persiapan untuk menggelar Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2015 sudah hampir tuntas dilakukan. Istora Senayan yang akan menjadi tuan rumah event tersebut nyaris rampung dipersiapkan.
Bukan cuma tempat yang disiapkan. Rangkaian acara di luar lapangan juga sudah disusun, termasuk welcome dinner di Kantor Walikota Jakarta, di mana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan menjadi tuan rumah bagi para pebulutangkis terbaik dunia itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara lain yang juga sudah disiapkan adalah karnaval. Ide ini muncul sebagai pembeda acara Kejuaraan Dunia di Kopenhagen, Denmark, 2013 lalu.
"Kalau berkaca pengalaman dari sana memang karnaval tidak ada. Makanya supaya berbeda, kami akan tampilkan sebuah karnaval," lanjut Roedy.
Untuk menjamu atlet, ofisial serta penonton asing yang datang, pihak penyelenggara juga akan menambah jumlah hotel yang digunakan dari sebelumnya dua menjadi tiga atau empat hotel.
Sementara itu Presiden BWF, , Poul Erick, menyatakan apresiasinya terhadap kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia tahun ini.
"Tentu Kejuaraan Dunia nanti akan menjadi pertandingan yang menarik. Banyak harapan dan mimpi dari para pemain yang telah mempersiapkan diri selama beberapa bulan terakhir. Saya yakin mereka akan menampilkan yang terbaik nanti dan akan banyak pendukung yang datang serta menyemangati dan membawa kegembiraan ke Istora Senayan," ungkapnya.
"Soal Istora menurut saya sudah cukup baik. Mereka sudah banyak melakukan upgrade untuk bisa menjadikan Kejuraan Dunia ini sesuai dengan standar," lanjutnya.
Tahun 2015 ini adalah kali ketiga Indonesia menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Bulutangkis, setelah dua yang pertama pada 1980 dan 1989. Akan ada 400 pemain dunia yang akan bertarung memperebutkan gelar juara dunia di Istora Senayan pada 10-16 Agustus mendatang.
(mcy/din)











































