Marin menjadi unggulan pertama sekaligus sebagai juara bertahan dalam ajang yang bergulir 10-16 Agustus di Istana Olahraga (Istora), Gelora Bung Karno, Jakarta. Tapi, Marin malah diterpa cedera kaki kanan menjelang kejuaraan itu.
Situasi itu tak menyurutkan optimisme pelatih Marin, Fernando Rivas. Apalagi, pemulihan berjalan lebih cepat dari yang diperkirakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku melihat dia masih mempunyai peluang untuk mempertahankan gelar meskipun sedang tidak dalam kondisi 100 persen. Tapi, mentalnya cukup kuat untuk mendapatkan gelar.
"Kami harus mengadaptasi pola latihan dengan satu kaki. Salah satunya dengan berenang. Dengan cara itu kami bisa melihat apakah Marin bisa menjaga ketahanan kaki kanannya atau tidak. Selain itu kami terus berkonsultasi dengan psikolog," jelas dia.
Persiapan matang memang harus dilakoni Marin. Apalagi Marin mempunyai tantangan untuk bisa berjaya di Istora. Pada penampilan di Indonesia Terbuka Super Series Premier tahun ini, Marin tersingkir di babak kedua.
(fem/rin)











































