Ganda campuran Indonesia mendapatkan hasil undian yang kurang menguntungkan pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2015. Liliyana Natsir berharap pelapisnya bisa menghadang para unggulan di babak-babak awal.
Indonesia meloloskan empat wakil ganda campuran di Kejuaraan Dunia yang akan bergulir di Istora, Senayan, Jakarta mulai 10-16 Agustus. Tontowi Ahmad/Liliyana yang menjadi unggulan ketiga digadang-gadang bisa menyumbangkan gelar lagi.
Agar langkah lebih mudah, Tontowi/Liliyana bakal 'memanfaatkan' wakil ganda campuran Indonesia lainnya untuk memuluskan jalan. Utamanya, pasangan-pasangan yang ada di pool atas, seperti mereka. Praveen Jordan/Debby Susanto besar kemungkinan akan berjumpa dengan unggulan kelima Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen dari Denmark di babak ketiga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Di laga lain, Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja bisa diharapkan untuk memudahkan langkah Tontowi/Liliyana. Mereka bertugas untuk menghadang unggulan kedelapan dari Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na.
"Hasil drawing ganda campuran drawing cukup berat ya. Dilihat dari babak awal sudah ketemu dengan unggulan-unggulan juga. Tapi ini Kejuaraan Dunia yang pasti kami sudah harus siap. Sejak awal pun pasti sudah berpikiran akan ketemu sama yang berat juga," kata Liliyana saat ditemui detikSport, Rabu (5/8/2015).
"Yang jelas kami ambil hikmahnya sajalah yang namanya permainan ya harus siap dengan kondisi apapun. Toh persiapan kami sudah cukup bagus karena waktu untuk persiapan memang agak lama. Saat ini tinggal jaga mental, kesehatan, dan menjaga supaya jangan sampai cedera.
"Kalau soal target tetap, saya dan Owi (Tontowi Ahmad) yang ditargetkan untuk juara. Tapi ya mudah-mudahan mereka bisa menghadang musuh-musuh yang unggulan untuk nanti ke depannya saling membantu. Apalagi kita adalah tuan rumah mudah-mudahan perfoma Praven/Debby, Edi/Gloria, dan Riky/Richi bisa maksimallah. Minimal mempersulitlah," harap pemilik tiga gelar juara dunia itu.
(mcy/fem)











































