Ingin Adaptasi Cuaca, Pemain Asing Mulai Latihan di Cipayung

Jelang Kejuaraan Dunia Bulutangkis

Ingin Adaptasi Cuaca, Pemain Asing Mulai Latihan di Cipayung

Mercy Raya - Sport
Rabu, 05 Agu 2015 22:09 WIB
Jakarta - Menjelang bergulirnya Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2015 pada pekan depan, berbagai persiapan dilakukan oleh para pemain. Para pemain asing yang ingin beradaptasi dengan cuaca Jakarta pun mulai ikut latihan di Pelatnas Cipayung.

Pemain-pemain asing yang berlatih di Cipayung antara lain berasal dari Kanada, Jerman, dan Brasil. Pelatih Kanada, Jenifer Lee, mengungkapkan alasan dirinya mendatangkan pemainnya lebih awal. Dia ingin para pemain bisa beradaptasi dengan kondisi di Jakarta.

"Kami datang satu pekan lebih dulu karena kami ingin beradaptasi dengan lingkungan sekitar, cuaca, makanan, dan kondisi. Kami akan membawa 13 pemain ke Jakarta, empat pemain sudah datang ke sini sementara sisanya baru datang Jumat depan," kata Jenifer saat ditemui di Cipayung, Jakarta, Rabu (5/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama sisa waktu yang ada, Jenifer akan menerapkan beberapa metode latihan untuk para pemainnya. Salah satunya soal bermain bertahan. "Saya ingin pemain saya lebih tahan ketika dalam kondisi main reli. Karena biasanya dalam permainan panjang itu kadang-kadang membuat pemain lebih lelah, sementara pemain harus tetap bertahan dalam kondisi apapun. Makanya kenapa saya terapkan itu," jelasnya.

Selain itu, bermain reli juga biasanya membuat pemain harus lebih banyak bergerak, makanya pemain harus memiliki feeling terhadap kondisi di lapangan. "Seperti Anda tahu pemain yang sekarang jika sudah berada di lapangan selalu main-main cepat. Makanya kami banyak berlatih reli tadi," kata Jenifer.

Terkait peluang, pelatih Kanada ini percaya para pemainnya bisa memberikan performa terbaiknya, termasuk pemain tunggal putri, Michelle Li (12). Michelle yang ditempatkan sebagai unggulan ke-12 mendapat bye di babak pertama. Ia akan bertemu pemenang dari pertandingan Rong Schafer (Amerika Serikat) versus Beatriz Corrales (Spanyol) di babak kedua. Jika ia lolos, Michelle diprediksi bertemu unggulan keempat dari Taiwan, Tai Tzu Ying, di babak ketiga.

"Hasil undian tunggal putri tidak terlalu sulit buat dia, tapi juga tidak mudah sekali. Jadi tinggal bagaimana membentuk konsentrasi dia lebih baiik ketika berada di lapangan. Dia juga sudah terkualifikasi ke Olimpiade," katanya.

(mcy/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads