Chong Wei datang ke Istora, Jakarta sebagai venue Kejuaraan Dunia yang bergulir 10-16 Agustus, memang bukan sebagai unggulan. Peringkatnya terjun bebas karena harus menjalani sanksi larangan tampil selama delapan bulan karena kasus doping.
Sebagai unggulan pada Kejuaraan Dunia yang pernah dihelat sebelumnya, Chong Wei malah selalu gagal membukukan hasil maksimal. Belum sekalipun dia menjadi juara dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini pertama kalinya aku bukan unggulan di Kejuaraan Dunia. Kali ini aku jadi underdog....makanya justru bebanku makin sedikit," kata Chong Wei seperti dikutip The Star.
"Sebelumnya, aku tampil di Kejuaraan Dunia tanpa pelatih kepala. Kali ini, aku didampingi Morten, Hendrawan, dan Tey Seu Bock. Kami mempunyai persiapan dan analisis lebih bagus. Ada lebih banyak diskusi soal permainan dan lawan-lawanku. Aku sudah lebih bagus, secara fisik dan mental," jelas dia.
Di laga pertama nanti, Chong Wei akan berjumpa dengan pemain Lithuania, Kestutis Navickas. Jika lolos, kemungkinan besar dia akan menghadapi pemain Jerman, Marc Zwiebler. Bisa jadi lawan berikutnya adalah unggulan kedelapan dari China, Wang Zhengming.
(fem/din)











































