Indonesia bertumpu pada dua kekuatan nonpelatnas pada nomor tunggal putra di Kejuaraan Dunia yang dimulai 10-16 Agustus, Tommy dan Dionysius Hayom Rumbaka.
Tommy sudah harus melakoni babak pertama di hari pertama, Senin (10/8) dengan menghadapi pemain dari Spanyol, Pablo Abian. Di atas kertas putra Icuk Sugiarto itu bisa menang mudah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Drawing tahun lalu lebih enak ketimbang tahun ini. Tapi karena ini Kejuaraan Dunia tentu para pemain mempunyai tekanan masing-masing," kata Tommy, usai latihan GOR Pelita Bakrie, Jakarta Barat, Jumat (7/8/2015).
"Untuk babak awal masih bisa diatasi, meski saya harus waspada juga. Karena tipe permainan Pablo itu tipe ulet. Di babak kedua baru sedikit berat karena saya bertemu Nan Wei (Taiwan)," beber Tommy.
Tommy kalah 1-2 dalam tiga pertemuan dengan Nan Wei. Tapi, setidaknya Tommy bisa menang pada pertemuan terakhir.
Icuk mendukung penuh kiprah Tommy di Kejuaraan Dunia. Dia mencoba memberikan analisis calon lawan Tommy nanti.
"Pablo gampang membuat emosi lawannya. Jadi itu yang mungkin saya siapkan ke Tommy untuk menghadapi lawannya nanti agar jangan terpancing dan mainnya tetap stabil. Kalau bicara skill, Tommy masih jauh di atas dia, yang penting bagaimana supaya Tommy fokus poin per poin," Kata Icuk.
Sementara itu, Hayom bakal bertemu dengan Kevin Cordon di babak pertama, Selasa (11/8). Di babak kedua akan menunggu lawan berat, yakni Son Wan Ho yan ditempatkan sebagai unggulan sembilan. Son Wan Ho diprediksi mulus melangkah ke babak kedua karena lawan pertamanya adalah non-unggulan.
(mcy/fem)











































