Kejuaraan Dunia dimanfaatkan sejumlah mantan pemain untuk bereuni dengan lawan-lawan mereka semasa muda. Mantan pemain Jerman, Torsten Winter, datang ke Indonesia untuk bertemu Rudy Hartono.
Untuk pertama kalinya Winter berkunjung ke Jakarta. Dia penasaran bisa menyaksikan langsung pertandingan-pertandingan di Kejuaraan Dunia Bulutangkis di Istora, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Rasa penasaran dia makin meningkat karena sulitnya mendapatkan tiket VIP sejak babak pertama. Takut tak kebagian tempat, dia pun membeli tiket kelas 1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat jadi pemain aku tidak pernah ikut turnamen di Indonesia. Aku main lawan Rudy selalu di negara lain, seperti Thailand dan negara-negara Eropa. 10 kali bertemu, 10 kali pula aku kalah, hehehe...," kata Winter di Jakarta, Senin (10/8).
"Sekarang sudah pensiun dari bulutangkis, tinggal jalan-jalan, rileks, dan melakukan kegiatan yang menyenangkan. Hidupku sudah kuhabiskan untuk bulutangkis. Setelah jadi pemain, aku melatih dan jadi pengurus asosiasi. Saat usia 60 tahun aku memutuskan pensiun dari bulutangkis.
"Sekarang ada Kejuaraan Dunia di Indonesia. Sejak April aku sudah mencari tiket nonton. Aku tak boleh ketinggalan.
"Aku juga ingin sekali berjumpa dengan Rudy Hartono. Kamu tahu dia 'kan? Aku sampai menghubungi PBSI via email untuk menjalin komunikasi sebelum ke sini dan bisa dipertemukan dengan Rudy," harap dia.
Dari pengakuannya dia pernah beberapa kali menjuarai turnamen bulutangkis, tapi bukan di All England dan Kejuaraan Dunia. Malah, karier Winter lebih cemerlang di nomor ganda putra dan campuran sebagai juara Swiss Open 1971.
(fem/a2s)











































