Febe kalah dalam pertarungan tiga gim melawan Pai. Sempat merebut gim pertama, Febe yang mendapat bye di babak pertama itu akhirnya kalah 21-18, 13-21, 9-21.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Istora, Senayan, Jakarta, Selasa (11/8/2015), Febe sejatinya sempat unggul jauh 16-9 di gim pertama. Tapi, dia lengah hingga Pai bisa menyamakan kedudukan menjadi 16-16. Febe kemudian bisa unggul lagi dan akhirnya menang di gim pertama dengan skor 21-18.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Febe tak bisa melakukan perubahan besar di gim ketiga. Dia pun takluk di tangan Pai dengan skor telak 9-21.
"Dari awal saya berpikir Pai adalah pemain double. Menurut kebiasaan pemain double cenderung kesulitan kalau diajak main reli. Makanya sudah pasang strategi mau main reli, cuma karena kelamaan Pai justru berani main depan. Dari situ saya antisipasinya kurang," ucap Febe menceritakan jalan pertandingan.
Febe menambahkan lawan juga banyak melakukan perubahan saat di lapangan. Sehingga dirinya lambat untuk mengantisipasi lawan.
"Di set kedua sebenarnya saya menerapkan plan B. Tapi di lapangannya memang tidak enak. Sementara lawan kalau saya ajak reli, dia tidak mau. Lawan selalu main depan. Jadi saya sendiri tidak bisa."
"Saya minta maaf hasilnya seperti ini. Saya juga tidak ingin seperti ini cuma bagi teman-teman yang bertanding good luck," pungkasnya seraya sedih.
(mcy/nds)










































