Saina Nehwal Bicara Soal Persaingan Tunggal Putri di Dunia

Saina Nehwal Bicara Soal Persaingan Tunggal Putri di Dunia

Femi Diah - Sport
Jumat, 14 Agu 2015 01:38 WIB
Saina Nehwal Bicara Soal Persaingan Tunggal Putri di Dunia
Getty Images/Robertus Pudyanto
Jakarta -

Peringkat top dunia di tunggal putri tak lagi dikuasai para pemain China. Pebulutangkis India, Saina Nehwal, menyebut rivalitas itu jadi pertanda bagus bagi pamor tunggal putri sendiri.

Hanya ada satu pemain China dalam jajaran lima besar dunia di sektor tunggal putri saat ini, yakni Li Xuerui. Itupun Li "hanya" berada di urutan ketiga, bukan di nomor satu.

Saat ini takhta ratu bulutangkis dunia ditempati petenis Spanyol, Carolina Marin. Saina ada di peringkat kedua. Peringkat keempat menjadi milik pemain Taiwan, Tai Tzu Ying, diikuti Ratchanok Intanon dari Thailand di posisi kelima.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal, boleh dibilang persaingan level top di sektor tunggal putri pada 14 tahun belakangan menjadi milik China.

Bahkan jika disimak, hanya dua tahun terakhir juara tunggal putri menjadi milik pemain di luar China. Yakni, Intanon di tahun 2013 dan Marin setahun berikutnya.

"Kalau sekarang yang jadi seeded satu dan dua adalah pemain di luar China itu pertanda yang bagus. Banyak pemain di luar yang bisa bersaing sekarang. Dulu 'kan China, China, dan China. Jadi, sedikit sulit untuk menembus persaingan itu," kata Saina.

"Sekarang ada Carolina setelah tahun sebelumnya Intanon. Ada banyak pemain bagus di luar China saat ini. Kalau situasi seperti ini bisa dipertahankan akan membuat Olimpiade tahun depan semakin menarik," ucap dia.



(fem/roz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads