Carolina Marin lolos ke semifinal Kejuaraan Dunia Bulutangkis dengan mengalahkan wakil China, Wang Shixian. Meski peluang mempertahankan gelar makin besar, dia belum mau sesumbar menjadi juara lagi.
Marin menang lewat laga dua gim 21-17 dan 21-19 atas Shixian di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Jumat (14/8). Marin membutuhkan waktu selama 1 jam enam menit untuk menyelesaikan pertandingan.
Marin bisa menyelesaikan pertandingan gim pertama dengan mudah. Tapi dia membutuhkan waktu lebih lama untuk merampungkan gim kedua. Marin kesulitan dengan bola-bola net yang disodorkan lawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marin tak sesumbar untuk bisa mempertahankan gelar. Dia hanya menyebut kondisinya kembali prima setelah sempat mengalami masalah dengan engkel di babak ketiga di hari sebelumnya.
"Aku merasa penampilanku sudah lebih baik ketimbang sebelumnya. Aku juga merasa lebih bugar," kata Marin usai pertandingan.
"Di gim kedua aku membuat beberapa kesalahan sendiri tapi mencoba untuk bisa kembali ke jalur yang benar. Aku mencoba semaksimal mungkin untuk tidak membuat kesalahan lagi. Selain itu aku mencoba agar Wang tidak bermain net karena kalau situasinya seperti itu dia akan mengontrol pertandingan."
"Aku memang juara tahun lalu tapi aku tak memikirkan soal pertahankan gelar. Aku bermain seperti pemain seperti yang lainnya," sahutnya.
(fem/din)











































