Bulan lalu Kento Momota dapat hasil oke saat bermain di Istora dalam gelaran Indonesia Super Series. Prestasi tersebut gagal dia ulangi kali ini, setelah dia disingkirkan Chen Long di semifinal Kejuaraan Dunia.
Ketika itu pada 7 Juni 2015, Momota jadi juara Indonesia Super Series setelah mengalahkan pebulutangkis asal India, Kashyap Parupalli. Meski tertinggal lebih dulu, Momota akhirnya jadi pemenang dengan keunggulan 12-21, 21-17 dan 21-19.
Sukses besar itu gagal dia ulangi di Kejuaraan Dunia. Momota terdepak di semifinal setelah ditundukkan Chen Long (China) dengan dua set langsung 9-21 dan 15-21 selama 52 menit. Kekalahan itu memperpanjang rekor buruk Momota dari Chen Long, di mana dia sudah kalah tiga kali dari tiga pertemuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak awal saya mempunyai semangat untuk mendapatkan poin sebanyak-banyaknya demi naik peringkat. Memang Chen Long pemain hebat yang bisa memberikan tekanan dan membuat saya terbawa permainan dia.
"Situasi di sini berbeda dengan Indonesia Open, jadinya saya kesal sendiri," ucap dia.
Semifinal lainnya akan mempertemukan Lee Chong Wei (Malaysia) dengan unggulan kedua Jan O Jorgensen (Denmark).
(fem/din)











































