Bermain di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (16/8/2015), Marin menang atas Saina lewat laga dua gim 21-16 dan 21-19. Di gim pertama dia menang relatif mudah. Memasuki gim kedua Saina mulai memberikan perlawanan ketat tapi Marin tetap bisa menang.
Marin menyebut kemenangan itu didapatkan dengan tak hanya mengandalkan kemampuan teknik yang dimilikinya. Ia juga menyebut andil suporter yang selalu mendukungnya sepanjang pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di antara reli-reli poin aku memikirkan strategi dan juga menumbuhkan kepercayaan diri saat mendengar teriakan suporter," imbuh dia.
Dalam Kejuaraan Dunia kali ini Marin adalah favorit juara. Dia datang sebagai unggulan pertama sekaligus juara bertahan, dengan Saina merupakan unggulan kedua.
(fem/krs)










































