Konsolidasi Juara dari Lapangan Latihan dan Lorong Istora

Konsolidasi Juara dari Lapangan Latihan dan Lorong Istora

Femi Diah - Sport
Minggu, 16 Agu 2015 22:57 WIB
Konsolidasi Juara dari Lapangan Latihan dan Lorong Istora
dok. Humas PBSI
Jakarta -

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan begitu intensif dalam perjuangannya di final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2015. Rancangan strategi dibicarakan dan diolah di lapangan latihan dan lorong istora.

Menjadi satu-satunya wakil Indonesia di partai puncak, Minggu (16/8/2015), Hendra/Ahsan menyelesaikan kiprahnya dengan sangat baik. Menghadapi pasangan China, Liu Xiaolong/Qiu Zihan, mereka menang dalam dua gim langsung: 21-17, 21-14.

Sejak gim pertama, Hendra/Ahsan sudah mampu menguasai jalannya pertandingan. Bola-bola net lawan dibabat Ahsan dengan smes kencang dan tak bisa diantisipasi lawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memasuki gim kedua, pertandingan makin panas. Meski begitu ganda putra nomor satu Indonesia itu tetap berada di atas angin.

Sang pelatih, Herry Iman Pierngadi, menyebut skenario yang disusun sebelum pertandingan berjalan sesuai rencana. Seperti yang biasa dilakukan, konsolidasi dilakukan dua sampai tiga jam menjelang pertandingan di Istora, bukan di hotel tempat menginap.

"Saya mengikuti kebiasaan pemain, dalam hal ini Ahsan dan Hendra. Ahsan kurang cocok kalau mendiskusikan strategi di malam sebelum pertandingan. Dia nanti malah tidak tenang istirahatnya," kata Herry usai pertandingan.

"Dia lebih senang rencana pertandingan dan strategi dilakukan di Istora, dua atau tiga jam menjelang pertandingan. Di sini (sambil menunjuk lorong di samping mixed zone) untuk mematangkan strategi dan olahan awal di lapangan warming up," jelas dia.

(fem/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads