Agar Hendra/Ahsan Tak Habis Bensin di Tengah Jalan

Agar Hendra/Ahsan Tak Habis Bensin di Tengah Jalan

Femi Diah - Sport
Senin, 17 Agu 2015 06:28 WIB
Agar Hendra/Ahsan Tak Habis Bensin di Tengah Jalan
Robertus Pudyanto/Getty Images
Jakarta -

Laju Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2015 bak mesin diesel. Rupanya itu menjadi bagian dari strategi sang pelatih, Herry Iman Pierngadi.

Hendra/Ahsan baru tampil di babak kedua setelah mendapatkan bye di putaran pertama. Mereka dipaksa menang susah payah 19-21, 21-17, 21-18 oleh pasangan tak terkenal dari Prancis, Bapiste Careme/Ronan Labar.

Di babak ketiga Hendra/Ahsan kembali dipaksa bermain tiga gim oleh ganda Jepang, Kenta Kazuno/Kazushi Yamada 21-16, 19-21 dan 21-15.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertandingan mulai lebih mudah di perempatfinal. Setelah menang dua gim langsung atas Inggris, Marcus Ellis/Chris Langridge, 21-16, 22-20, di semifinal Hendra/Ahsan juga menang mudah atas Lee Yong Dae/Yoon Yeon Seong dengan skor 21-17, 21-19.

Dan babak final kian mudah bagi keduanya. Mereka menang dengan skor 21-17, 21-14.

Herry tak khawatir sama sekali dengan hasil pada pertandingan-pertandingan awal. Dia menilai pemain asuhannya itu berada dalam trek yang benar sesuai skenario dia.

"Kalau mau dibilang, memang ini [kan para pemain senior dan merekalah yang ditargetkan untuk jadi juara. Makanya, sejak awal saya harus betul-betul mengatur irama, tempo dan strategi," ujar Herry usai pertandingan di Istora, Minggu (16/8/2015).

"Kalau terlalu cepat dan keras mainnya, saya malah takut bensinnya enggak sampai. Ini kan pemain sudah senior, beda dengan Ricky/Angga, yang ini irama dan performa harus diatur agar sampai di final dan maksimal," tambah dia.

(fem/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads