Tiga legenda bulutangkis akhirnya menyapa penggemar bulutangkis di Jakarta. Dua di antara mereka, yakni Peter Gade dan Lee Chong Wei, punya cerita berbeda.
Bersama Taufik Hidayat, Gade dan Chong Wei menghadiri acara The Legends Vision di GOR Asia-Afrika, Senin (17/8). Dalam acara yang intinya mempromosikan olahraga bulutangkis ke berbagai belahan dunia itu, Gade dan Chong Wei mengungkapkan cerita berbeda soal menjadi pelatih.
Jika Gade mengaku baru saja ditunjuk sebagai pelatih bulutangkis di Prancis, Lee Chong Wei justru mengaku belum terpikir untuk menjadi pelatih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Gade, menjadi pelatih di Prancis sekaligus bisa menjalankan visi dari para legenda bulutangkis yang ingin mempopulerkan olahraga tepok bulu itu ke negara-negara yang belum berkembang olahraga bulutangkisnya. "Memang tidak akan mudah. Tapi, penunjukan ini saya anggap sebagai tantangan baru untuk saya," sahutnya.
Beda lagi dengan Chong Wei. Pebulutangkis Malaysia ini justru belum memikirkan akan melanjutkan profesi sebagai apa jika pensiun kelak.
"Saya belum ada rencana lanjutan setelah pensiun. Saat ini saya masih fokus ke Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Karena mungkin saja ini akan menjadi Olimpiade terakhir dalam karier saya," ucap Chong Wei.
(mcy/roz)











































