Angga Pratama/Ricky Karanda mendapatkan tantangan dari PP PBSI usai Kejuaraan Dunia Bulutangkis. Ganda putra pelatnas itu diminta bisa lepas dari bayang-bayang Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan secepatnya.
Angga/Ricky terhenti di babak perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulutangkis. Mereka disingkirkan pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa dengan skor 17-21, 21-14, 18-21.
Pasangan berperingkat ke-13 dunia itu memulai kejuaraan dengan tak perlu bertanding di babak pertama setelah mendapatkan bye. Di putaran kedua, mereka menang atas pasangan Thailand, Puavaranukroh Dechapol/Kedren Kittinupong, dengan meyakinkan, 21-17, 21-13. Tiket ke perempatfinal diperoleh dengan menyingkirkan ganda Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penampilan Angga/Ricky di Kejuaraan Dunia sudah bagus. Hasil itu harus membuat mereka untuk tidak lagi terus ada di bawah bayang-bayang Hendra dan Ahsan," kata Rexy.
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi penyelamat muka Indonesia di Kejuaraan Dunia itu. Mereka menjadi satu-satunya peraih emas bagi Indonesia di ajang tersebut setelah mengalahkan wakil China, Liu Xiaolong/Qiu Zihan.
=====
* Anda fans berat bulutangkis? Yuk, ikuti Sport Forum dengan tema "Setahun Menuju Olimpiade", yang diadakan detiksport, detikTV, dan Sport7 Trans 7 pada Rabu, 19 Agustus 2015, pukul 14.00-16.00 WIB, di Lobby Menara Bank Mega, Jakarta Selatan. Selengkapnya lihat di sini (fem/mfi)











































