Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) telah menetapkan atlet-atlet proyeksi Olimpiade. Di cabang olahraga bulutangkis, tiga diantaranya merupakan atlet non pelatnas. Mereka adalah Dionysius Hayom Rumbaka (20 BWF), Tommy Sugiarto (19), dan Maria Febe Kusumastuti (21).
Meski tidak lagi di pelatnas, menurut Kapala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rexy Mainaky, menyebut tak akan mengabaikan Tommy dkk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil pemantauan itu, lanjut Rexy, tidak hanya dari hasil pertandingan di turnamen tapi dari semua segi, baik teknis maupun non teknis. Antara lain, menyangkut fisik dan mental saat tampil di sebuah turnamen.
Hanya saja, Rexy tak akan membatasi turnamen apa saja yang akan diikuti para pemain itu. Dia membebaskannya.
"Karena mereka independent player, jadi mereka punya program dari pelatih dan sponsor mareka. Misal, dalam satu tahun berapa kali mereka ikut. Kami tinggal diberitahu mereka akan ikut ini dan akan memantau saja. Kami tidak (berhak) untuk menentukan itu. Kami hanya diberitahu bahwa mereka akan kemana baru kami akan pantau," kata Rexy.
"Yang jelas kalau punya kans dia pasti ke Olimpiade (meski non pelatnas), kami tetap harus dukung. Kami juga akan buka pintu jika Tommy mau latihan. Kami lihat kepada Indonesia-nya, tidak melihat kepada siapa. PBSI tetap membuka pintu. Oke kalau persiapan Olimpiade Tommy, dan pelatihnya bersedia untuk berlatih di dalam itu, silakan," ucap dia.
(mcy/fem)











































