Masuki Seri Terakhir, Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis Makin Ketat

Masuki Seri Terakhir, Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis Makin Ketat

Femi Diah - Sport
Senin, 31 Agu 2015 16:28 WIB
Masuki Seri Terakhir, Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis Makin Ketat
Kudus -

Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015 memasuki seri terakhir. Persaingan pada seleksi yag dihelat di Kudus, Jawa Tengah, itu diyakini bakal lebih ketat daripada delapan audisi sebelumnya.

Audisi seri kesembilan sebagai seri terakhir akan bergulir di Kudus mulai besok (1/9/2015) hingga Kamis (3/9/2015). Dari pemantauan detikSport hingga pukul 15.00 WIB hari ini (31/8/2015), peserta yang sudah daftar ulang mencapai 858.

Angka itu diyakini bakal terus meningkat hingga mendekati pendaftar via online 1.228 orang. Di antara jumlah itu, pendaftar ulang terbanyak berasal dari Jawa Tengah, sebanyak 659 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Audisi kesembilan ini kami laksanakan di Kota Kudus. Selama ini kami memprediksi kalau puncak audisi akan ada di Kudus dan ternyata itu terbukti," kata Yoppy Rosimin, program director Bakti Olahraga Djarum Foundation dalam jumpa pers di GOR Djarum, Jati, Kudus, Senin (31/8/2015).

"Sampai saat ini sudah teregistrasi 800-an peserta. Jumlah itu sangat berbeda signifikan ketimbang di delapan daerah lainnya, sekitar 200-an peserta. Saya yakin jumlah itu akan terus berkembang," jelas Yoppy.

Dari jadwal yang dirilis panitia pelaksana, pendaftaran audisi terakhir ini akan dihelat sampai pukul 17.00 WIB. Delapan kota yang disinggahi audisi sebelumnya dimulai dari Medan, Palembang, Jember, Balikpapan, Manado, Makassar, Tasikmalaya, dan Purwokerto.

Menilik kota-kota perhelatan audisi, tahun ini menjadi tahun pertama penjaringan atlet digeber di kota-kota berbeda. Sebelumnya, audisi hanya dihelat di Kudus.

Selain itu, audisi tahun ini makin menarik karena melibatkan 14 legenda bulutangkis. Di antaranya, Liem Swie King, Hariyanto, Arbi, Sigit Budiarto, dan lain-lain.

(fem/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads