Audisi umum sudah menjadi tradisi cara perekrutan pemain ke PB Djarum Kudus. Tapi, kali ini panitia penyelenggara membuat mekanisme yang berbeda ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Apa saja?
Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015 memasuki kota kesembilan. Perhelatan itu digeber di Kudus, Jawa Tengah, mulai besok (1/9/2015) hingga Kamis (3/9/2015).
Meski demikian, markas PB Djarum di GOR Djarum, Jati, Kudus, sudah ramai mulai hari ini. Dari pagi sampai pukul 15.00 WIB, para peserta menjalani daftar ulang sebelum mendapatkan pembekalan dan melakoni screening keesokan harinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di hari berikutnya, para peserta bakal menjalani tes lewat pertandingan dengan sistem gugur. Pertandingan berikutnya masih dilanjutkan di hari terakhir pada tanggal 3 September. Di hari Kamis itu pula, akan diumumkan siapa-siapa yang lolos ke putaran final, baik para semifinalis di sektor putra atau finalis putri--baik U 13 ataupun 15--juga pemilik 'Super Tiket' yang akan dipilih oleh 14 legenda yang hadir dalam seleksi itu.
Nah, supertiket itu menjadi salah satu poin unik dalam audisi kali ini. Selain itu, berikut ini hal-hal yang membuat audisi kali ini berbeda.
1. Kehadiran para legenda. Kejelian mata dari para legenda dengan melihat langsung pada sembilan kota diharapkan bisa memunculkan pemain dengan talenta yang tak biasa. Mereka masuk dalam tim pemandu bakat. Di antara legenda itu adalah Liem Swie King, Maria Kristin Yulianti, Christian Hadinata, dan Lius Pongoh, serta Haryanto Arbi.
2. Sistem seleksi. Dimulai dengan screening oleh para legenda, penilaian kelolosan para pemain kemudian ditentukan lewat sistem turnamen. Pada kelompok putra semifinalis, baik U-13 dan U-15, lolos ke grand final. Untuk putri finalis yang berhak ke grand final.
3. Para peserta bisa mengikuti seleksi di kota berikutnya kendati sudah kalah di kota sebelumnya.
4. Selain semifinalis dan finalis audisi masing-masing kota, grand final juga akan diikuti para peraih 'Super Tiket'. Penentuan 'Super Tiket' menjadi kewenangan para legenda yang hadir dalam screening dan selama turnamen pada tiap-tiap kota audisi.
(fem/a2s)










































