Audisi di Kudus yang dibuka mulai hari ini sampai Kamis (3/9/2015) diikuti 913 peserta. Jumlah itu paling banyak di antara kota-kota lainnya yang berkisar 100 sampai 400-an orang.
Tapi, ada penurunan kualitas para peserta di Kudus ketimbang kota-kota lainnya. Penilaian itu diberikan Kepala Pelatih PB Djarum Kudus, Fung Permadi, di Kudus, Selasa (1/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dilihat secara kualitas, peserta di Kudus ini menurun jika dibandingkan kota-kota lainnya. Bisa jadi itu dikarenakan para pendaftar di sini sudah mengikuti audisi di kota lain di Jawa dan yang terbaik tersaring di sana. Ada pula kan yang coba-coba di sini karena mungkin domisili dekat dengan Kudus.
"Tapi dengan disebarnya audisi ke sembilan kota, muncul bakat-bakat dari daerah. Perwakilan daerah ini bisa membuat pilihan lebih banyak untuk mengikuti audisi, seperti yang di Manado dan Makassar. Biasanya juga Papua ada segelintir tapi kini lebih banyak lagi," jelas dia.
Setelah audisi di Kudus selesai, panitia pelaksana akan mengumumkan para peserta yang berhak ke grand final pada hari Kamis. Grand final langsung dihelat mulai hari Jumat sampai Minggu dan dilanjutkan karantina bagi para peserta.
"Soal jumlah yang lolos kami belum bisa mengatakannya, bisa lebih banyak ketimbang tahun lalu atau malah lebih sedikit. Tahun lalu ada 24 yang lolos, belum tahu sekarang. Sejak awal kami sudah bilang kalau tidak ada jumlah yang pasti," ucap dia.
Jumlah peserta audisi Djarum dari kota ke kota:
Kota Audisi-Jumlah Peserta
Balikpapan 155
Jember 263
Makassar 207
Manado 208
Medan 242
Palembang 306
Purwokerto 421
Tasikmalaya 204
Kudus 913
(fem/cas)











































