Sulitnya Menjaring Bibit Bulutangkis Putri

Sulitnya Menjaring Bibit Bulutangkis Putri

Femi Diah - Sport
Rabu, 02 Sep 2015 13:30 WIB
Sulitnya Menjaring Bibit Bulutangkis Putri
detikSport/Femidiah
Kudus -

Audisi umum Djarum Beasiswa Bulutangkis sudah memasuki kota kesembilan. Peserta putri selalu jadi minoritas.

Sebagai gambaran, audisi di Kudus, Jawa Tengah yang dimulai Selasa (1/8/2015) dan berakhir besok (3/9/2015), didominasi peserta putra. Di kelompok umur U-13, peserta putra mencapai 421 orang sednagkan putri hanya 200 peserta.

Pada kelompok umur 15, peserta putra 197 orang tapi di kelompok putri hanya 71 peserta. Jumlah peserta putri makin jomplang di kelompok umur 17 dengan putra 18 ornag dan putri hanya enam peserta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut peraih perunggu Olimpiade 2008 Beijing yang juga pelatih U-13 di PB Djarum, Maria Kristin Yulianti, situasi itu wajar. Hanya saja dia heran tidak adanya kualitas istimewa yang dimunculkan para pemain putri dalam audisi tahun ini.

"Sejauh ini pemain-pemain putri yang mengikuti audisi kemampuannya standar, tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kalau fisiknya bagus, tekniknya kurang, ada yang tekniknya bagus fisiknya kurang. Situasi ini berbeda dengan putra, beberapa pemain ada yang mempunyai kemampuan komplet," kata Maria di Kudus, Rabu (2/9/2015).

"Dengan kondisi seperti itu, pemain-pemain putri akan membutuhkan lebih banyak polesan kalau lolos ke PB DJarum."

"Secara kuantitas, sejak dulu di kelompok putri selalu lebih sedikit ketimbang putra. Jadi saya melihatnya sebagai hal yang wajar," kata Maria yang bergabung dengan PB Djarum lewat audisi umum di tahun 1998.

(fem/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads