'Super Tiket' adalah jalur khusus yang bisa didapat peserta Audisi Djarum Beasiswa Bulu Tangkis untuk lolos ke grand final. Meski sudah kalah di babak sebelumnya, peserta tetap bisa melangkah ke grand final jika dapat 'Super Tiket' tersebut. 'Super Tiket' diberikan kepada atlet yang dianggap punya keistimewaan oleh para legenda.
Di Audisi Djarum Kudus ini sudah ada 29 peserta yang lolos, dengan rincian 12 peserta dari turnamen dan 17 di antaranya melalui 'Super Tiket'. Jumlah 'Super Tiket' itu lebih banyak ketimbang total delapan kota audisi sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fung menyebut obral 'Super Tiket' itu bukan berarti mereka menurunkan standar yang sudah dibuat dalam seleksi kali ini. Keputusan itu dibuat melalui perhitungan matang.
"Soal 'Super Tiket' yang tampaknya seperti obral itu ada beberapa alasan. Ini audisi umum terakhir dan dihadapakan di markas sendiri, jadi kita lebih sedikit membuat kelonggaran. Kedua, dengan banyaknya para legenda yang datang untuk mengamati pada audisi yang terakhir ini, kami dari PB Djarum, ingin menghormati pendapat para legenda dan mengakomodasi pendapat para legenda," kata Fung, Kamis (3/9/2015).
"Meski kesannya tampak seperti obral tapi ingat masih ada tahapan lain yang harus dilewati para peserta audisi itu. Dimulai besok grand final dan masih ada karantina," ujar dia.
Ya, selama masa audisi ini legenda yang hadir di Kudus juga paling banyak, sampai 14 mantan pemain. Sementara, di audisi kota-kota lain paling banyak hanya empat legenda yang hadir. Daerah-daerah lain juga hanya diikuti 200-400-an peserta, kurang dari separuh peserta di Kudus.
(fem/nds)











































