Grand final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015 digeber mulai hari ini. Sebanyak 141 peserta akan diuji oleh para pelatih PB Djarum untuk berebut tiket karantina.
Grand final dibuka secara resmi Kamis (3/9/2015), bersamaan dengan Welcome Dinner d pelataran GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah. Acara itu sekaligus menjadi perpisahan sebagian besar legenda yang menyudahi tugasnya sebagai pemandu bakat dalam audisi kali ini.
Dalam grand final yang mulai dihelat Jumat (4/9/2015) hingga Minggu (6/9/2015) nanti, seleksi akan dilakukan oleh barisan pelatih PB Djarum.
"Sistem di grand final agak berbeda dengan sebelumnya. Untuk pengamatan sudah diambil alih oleh staf pelatih PB Djarum. Kami bagi peserta dalam kelompok umur U-15 putra dalam empat lapangan, dan U-13 putra juga empat lapangan. Putri masing-masing-masing kelompok umur menggunakan dua lapangan," kata Fung Permadi, kepala pelatih PB Djarum.
"Tugas para legenda sudah selesai. Beberapa mungkin masih ada yang tinggal, seperti Haryanto Arbi. Tapi, penentuan siapa saja yang lolos ke babak karantina akan ditentukan oleh para pelatih," tegas Fung.
Dalam babak grand final itu, sistem penilaian juga tak lagi menggunakan cara serupa ada seleksi, screening dilanjutkan turnamen. Tapi, para pemain akan diundi untuk bertanding dengan tiga sampai empat lawan kemudian secara acak sesuai kelompok umurnya masing-masing. Kemudian ujian berlanjut unjuk kebolehan sesuai permintaan pelatih. Bisa jadi permintaan itu hanya sekali atau sampai tiga kali percobaan.
Di hari Minggu, para pemain akan menjalani tes fisik. Pengumuman siapa saja yang lolos ke babak karantina dilakukan pada hari yang sama. Barulah setelah karantina, siapa saja yang lolos ke PB Djarum akan ditentukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak awal sudah ditegaskan oleh Pak Yoppy (Rosimin, program director Bakti Olahraga Djarum Foundation) kalau klub memberikan kepercayaan kepada kami dalam penentuan pemain yang lolos. Tidak ada batasan pemain. Selama ada pemain yang memenui standart yang kami tetapkan, mereka bisa bergabung," kata Fung.
Β
Dari seleksi sembilan kota, PB Djarum menjaring 141 pemain ke grand final. Sebanyak 96 pemain berasal dari jalur normal alias dari babak turnamen, sisanya 33 adalah peraih 'Super Tiket' yang ditentukan oleh para legenda. Hingga pagi ini, baru 131 peserta yang melakukan daftar ulang. Panitia masih menunggu hingga pukul 08.00 WIB.
(fem/cas)











































