Unggulan kedua Federer cuma butuh 80 menit untuk menang 6-1, 6-2, dan 6-1 atas Steve Darcis, lawannya yang berperingkat 66 dunia, dalam pertandingan babak kedua, Jumat (4/9/2015) pagi WIB.
Dalam pertandingan tersebut Federer Express, julukannya, membuat 11 ace berbanding 2 ace dari Darcis. Federer juga unggul telak atas Darcis setelah membuat 46 winner, berbanding 8 winner yang dicatatkan lawannya. Namun, dengan penampilan agresifnya Federer membuat 25 unforced error, sedikit lebih banyak dari 18 unforced error yang dibukukan Darcis di partai ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di partai pertama ketika itu Federer secara gemilang juga membuat 11 ace, berbanding 1 torehan Mayer. Federer juga mencatatkan 29 winner sedangkan Mayer cuma membuat 13 saja. Saat itu Federer malah membuat lebih sedikit unforced error dari lawannya, 13-31.
"Aku sudah menikmati perjalananku selama bertahun-tahun. Menyenangkan aku masih bisa melakukannya dan bermain sebaik ini," komentar Federer di Reuters.
"Ini bagus sekali. Tentu saja aku harap (penampilan sebaik) ini bukanlah yang terakhir dariku," tuturnya di atas lapangan, setelah cuma kehilangan sembilan game dari dua partai pertamanya.
Federer punya koleksi 17 titel grand slam, yang terbanyak di antara para petenis putra di era Open. Tetapi petenis Swiss 34 tahun itu belum pernah lagi menambah koleksinya sejak Wimbledon 2012.
(krs/nds)











































