Ihsan Maulana Mustofa membuat kejutan demi kejutan di Jepang Super Series dengan mengalahkan para pemain senior dan melaju ke perempatfinal. Hari ini, pemain 19 tahun itu ditantang Tommy Sugiarto.
Duel Ihsan dengan Tommy akan bergulir siang ini (11/9/2015) di Tokyo Metropolitan Gymnasium. Menilik pengalaman dan peringkat kedua pemain, Tommy relatif lebih diunggulkan.
Tapi, Ihsan mempunyai bekal yang sip untuk menghadapi Tommy. Pemain yang ada di peringkat ke-77 dunia terus membuat kejutan di Tokyo. Merangkak lewat babak kualifikasi, pebulutangkis yang besar di PB Djarum Kudus itu bisa melenggang ke perempatfinal dengan mengalahkan para pemain berpengalaman. Di babak pertama dia menumbangkan Marc Zwieber dari Jerman. Kemudian Ihsan menjungkalkan Hu Yun (Hong Kong) yang jadi unggulan ketujuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ihsan harus singkirkan rasa hormat kepada seniornya. Kalau Ihsan bisa mempertahankan performa dia, saya rasa ada peluang untuk ke semifinal," kata Rexy yang dihubungi detikSport.
"Ihsan juga semestinya bisa memanfaatkan kelemahan Tommy yang permainan depan net kurang," tutur dia.
Selain itu, Rexy menilai memang sudah saatnya para pemain muda membangun panggung mereka sendiri di level super series sebagai ajang tertinggi turnamen perorangan BWF. Bukan hanya kepada Ihsan, tapi juga pemain-pemain muda lainnya seperti Jonatan Christie, Firman Abdul Khalik, dan Anthony Sinisuka Ginting.
"Jangan pernah merasa cukup, kalian harus berjuang untuk menjadikan kalian pemain yang ditakuti dan lawan menaruh respek dan harus mempunyai karakter yang bagus juga," ucap Rexy..
Selain Ihsan dan Tommy, Indonesia meloloskan lima wakil lain ke babak perempatfinal Jepang Super Series ini. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Angga Pratama/Ricky Karanda di sektor ganda putra, Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii di nomor ganda putri, serta Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di nomor ganda campuran.
(fem/din)











































