Bermain di SK Handball Stadium, Rabu (16/9/2015), Ihsan harus bertarung selama satu jam lima menit untuk mengalahkan Zwiebler. Ihsan meraih hasil positif dengan skor 21-19, 11-21, dan 12-21.
Kemenangan Ihsan atas Zwiebler itu menjadi kemenangan kedua dalam dua pekan terakhir. Sebelumnya, Ihsan mengandaskan Zwiebler yang ada di urutan ke-14 dunia di Jepang Super Series.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βTadi saat gim pertama kalah, saya sempat berpikir kira-kira di gim kedua saya bisa menang atau tidak. Tapi saya fokus satu per satu saja tadi, ternyata bisa sampai akhir dan menang,β imbuh dia.
Selain itu, Ihsan tidak mau terbebani kemenangan pertamanya atas Zwiebler. Ihsan hanya berfokus tampil sebaik mungkin.
βNggak ada beban dalam pertandingan ini. Saya tidak mengincar untuk menang, tapi saya ingin main bagus saja. Saya tidak terlalu menggebu-gebu karena kemarin pernah menang dari Zwiebler. Saya berpikirnya dia lebih tua dari saya, jadi pasti dia yang lebih khawatir kalah dari saya,β kata ujar Ihsan.
Selanjutnya di babak dua, Ihsan akan berhadapan dengan Tian Houwei dari China. Ihsan berharap, ia bisa mengeluarkan penampilan terbaiknya.
βSaya belum pernah ketemu pemain China, jadi ingin sekali untuk memberikan perlawanan sebaik mungkin. Saya tidak mau terjebak untuk terburu-buru menang, cuma ingin mengukur kemampuan. Saya ingin bermain yang terbaik,β ungkap pemain asal Tasikmalaya tersebut.
βFisik saya harus bagus karena dia kan pemain yang kuat. Gimana caranya saya harus main pintar di lapangan,β pungkas Ihsan mengenai persiapannya nanti.
Hingga berita ini diturunkan, satu lagi tunggal putra Indonesia sedang bertanding di lapangan. Jonatan Christie berhadapan dengan pemain Korea, Lee Dong Keun.
(fem/rin)










































