Nitya/Greysia mampu juga meraih titel super series sebagai juara di Korea. Gelar itu menambah sukses ganda putri terbaik tanah air saat ini setelah menjadi peraih emas Asian Games 2014 yang juga dihelat di Korea.
Tapi, tantangan tak berhenti di sana. Pemain senior ganda putri dan campuran Indonesia, Vita Marissa, berharap Nitya/Greysia mampu meningkatkan penampilan demi emas Olimpiade Rio de Janeiro tahun depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka memang mempunyai level permainan di tingkat dunia sejak beberapa tahun lalu. Soal juara ternyata baru terjawab tahun ini. Bisa jadi karena baru di tahun ini mereka lebih kompak. Tidak terlalu soal dengan golden age yang 23 tahun.
"Dengan hasil di Asian Games dan Korea, grafik mereka meningkat. Ke depan mereka wajib meningkatkan kekompakan, jangan gampang menyerah, dan puas begitu saja karena saingan di mana-mana.
"Lagipula, kerja belum selesai karena target utama adalah Olimpiade tahun depan. Mudah-mudahan mereka mencapai puncaknya pas di 2016. Misi utamanya adalah emas Olimpiade," tutur peraih gelar China Super Series 2007 dan Indonesia Open 2008 bersama Liliyana Natsir itu.
(mcy/fem)











































