Bermain di Thunder Done, Selasa (29/9/2015), Ihsan menang mudah atas Charongrat dengan skor 21-7 dan 21-12. Ihsan membutuhkan wkatu selama 22 menit untuk menyelesaikan pertandingan.
βLawan hari ini masih bisa saya atasi. Dia juga mungkin masih lebih muda dari saya, belum terlalu matang. Jadi saya lebih banyak coba-coba pukulan. Saya memanfaatkan pertandingan itu untuk melatih kaki dan bola di lapangan," kata Ihsan seperti dikutip Badminton Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βSaya sedikit banyak sudah tahu cara mainnya dia. Dia tinggi, serangannya tajam dan bagus. Kalau saya lihat kadang serangannya nggak kebaca, jadi itu yang harus diwaspadai,β kata Ihsan mengenai Tanongsak.
Ihsan dan Tanongsak belum pernah saling berhadapan di lapangan. Melihat kekuatan di atas kertas, Tanongsak yang berada di peringkat 21 dunia, masih diunggulkan dibanding dirinya yang berjajar di peringkat 42 dunia.
βBeban untuk menang atau hasil yang seperti apa, tidak ada. Saya nggak mikir hasil akhirnya nanti kaya gimana. Yang penting besok harus fokus dan rileks di lapangan,β kata Ihsan.
Selain Ihsan, tiga tunggal putra lainnya memastikan tempat di babak kedua. Simon, Reksy Aureza Megananda dan Shesar Hiren Rhustavito sukses melewati babak pertama.
Simon menang atas pemain Malaysia, Chong Wei Feng, 21-4 dan 21-15. Reksy menghentikan langkah Kunlavut Vitidsarn, 21-17 dan 21-7. Shesar menang dari Pachaarapol Nipornram, 22-20 dan 21-18.
(fem/din)











































