"China tidak ikut dalam kejuaraan ini karena agenda mereka di 2015 sudah penuh, terkhusus di bulan Oktober ini. Mereka punya banyak turnamen dan liga bulan ini dan mereka percaya diri dengan programnya tersebut. Makanya memilih untuk tidak ikut ke kejuaraan ini," demikian konfirmasi BAC Event Manager, Chooi Weng Sheng.
Terkait absennya China di ajang yang akan langsungkan pada 7-11 Oktober 2015, akhir pekan ini, beberapa negara peserta menolak berkomentar. Manajer Jepang Yasuhiro Nagura, manajer Thailand Poompat Sapkulchananart, serta pelatih kepala Korea Kim Hak Kyun kompak menolak menjawab pertanyaan wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang hadir di turnamen ini secara umum mewakili peta bulutangkis di Asia. Saya kira hampir semua negara Asia datang, kecuali China. Seperti biasa (tidak datang)," kataΒ Wasekjen PP PBSI, Ahmad Budiharto.
Ada 12 negara berpartisipasi dalam kejuaraan kali ini, dengan total peserta berjumlah 268 orang. Turnamen dibagi dalam dua kategori usia yakni U-17 dan U-15.
"Tapi tidak apa-apa, tidak ada China pun turnamen ini akan menjadi turnamen yang cukup bergengsi. Selain itu turnamen ini akan menjadi proyeksi atau gambaran dalam tiga dua tahun ke depan dalam peta bulutangkis di Asia. Jadi ini penting sekali buat kita semua sekaligus memantau siapa yang akan menjadi generasi penerus. Sekali lagi kami berharap tahun ini Indonesia bisa rebut lima gelar," pungkasnya.
(mcy/din)











































