Pada pertandingan babak perempatfinal di Odense Sports Park, Odense, Jumat (16/10/2015), Tommy menang dua game langsung atas Jorgensen dengan skor 21-19 dan 21-19.
"Saya dari awal yakin bisa mengalahkan dia. Sebaliknya dari sisi lawan, tampil di publik sendiri pasti dia ada keinginan untuk menang, jadi ada tekanan lebih untuk dia," ucap Tommy kepada badmintonindonesia.org seusai pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tommy menerapkan strategi khusus untuk meredam permainan Jorgensen. Dengan memperlambat tempo permainan, dia berhasil mencegah Jorgensen mengeluarkan performa terbaik.
"Dia merupakan pemain yang agresif. Jadi saya harus membuat dia tidak punya kesempatan untuk menyerang duluan. Saya lebih sabar sampai mendapat saat yang tepat, sementara dia lebih agresif. Tapi saya berusaha menetralkan diri agar tidak terbawa permainan dia. Tadi saya juga sempat tersusul dari lawan, tapi saya berusaha tetap tenang dan tidak terpengaruh," kata Tommy.
Lawan Tommy di semifinal adalah pebulutangkis Taiwan, Chou Tien Chen. Dalam empat pertemuan dengan Chou, Tommy menang sekali dan selalu kalah di tiga pertemuan terakhir.
"Besok dengan Chou Tien Chen sudah saling mengetahui, sudah pernah menang kalah. Jadi yang harus dipersiapkan adalah fisik. Karena ini memang akan melelahkan, sampai ke semifinal. Besok siapa yang paling siap secara stamina, dia yang akan menang," kata Tommy.
(mfi/mfi)











































