Bermain di Hong Kong Coliseum, Rabu (18/11/2015), Hendra/Ahsan menang dua gim langsung. Unggulan kedua pada turnamen berhadiah total USD 350 ribu itu mengalahkan Hirokatsu/Noriyasu dengan skor 21-17 dan 21-16.
βKami main lebih fokus saja di lapangan, fokus dari awal (pertandingan). Lagipula, kami sudah beberapa kali bertemu, jadi sudah tahu permainan mereka. Makanya, kamus sudah menyiapkan bekal untuk mengalahkan mereka dari awal,β kata Hendra seperti dikutip Badminton Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Datang sebagai juara bertahan, Hendra/Ahsan mengaku ingin bisa merebut podium juara lagi. Namun mereka tetap ingin fokus pada setiap babak terlebih dulu.
βJalani aja satu-satu dulu. Untuk target juara pasti ada. Jangan mikir terlalu jauh ke depan dulu,β ujar Ahsan.
Selanjutnya di babak dua, Hendra/Ahsan masih menunggu lawan antara Wang Yilv/Zhang Wen, Tiongkok, dengan Hoon Thien How/Lim Khim Wah, Malaysia.
Dengan Wang/Zhang, Hendra/Ahsan baru saja berhadapan di China Terbuka Super Series Premier 2015 pekan lalu. Saat itu Hendra/Ahsan kalah tiga gim 21-15, 11-21 dan 14-21, dari Wang/Zhang. Sementara dengan pasangan Malaysia tersebut, Hendra/Ahsan belum pernah berhadapan.
Selain Hendra/Ahsan, Indonesia masih punya tiga lagi wakil dari ganda campuran. Mereka adalah Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, Ade Yusuf/Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.
(fem/rin)











































