Bermain di babak pertama yang bergulir di GOR Graha Cakrawala, Komplek Universitas Malang, Jawa Timur, Rabu (2/12/2015), seperti diprediksi Ihsan tak menemui kesulitan berarti. Dia hanya membutuhkan waktu 31 menit untuk meraih kemenangan.
Ihsan sendiri mengakui jika penampilannya belum benar-benar maksimal di laga itu. Tapi, dia berusaha sekuat tenaga untuk tampil habis-habisan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βWalaupun hari ini saya menang dua game langsung, namun saya masih merasa kurang enak mainnya. Untungnya saya bisa mengatasi hal ini di game kedua dan bisa menang jauh. Fikri sebetulnya punya keinginan untuk menang, dia adalah pemain yang bagus, namun sayangnya dia banyak membuat kesalahan sendiri,β tambah Ihsan.
Di babak kedua, Ihsan akan bertemu dengan wakil dari China, Ye Binghong. Kedua pemain tercatat belum pernah bertemu sekalipun. Ihsan menyebut masih buta kekuatan lawan.
βMenghadapi pemain China besok, saya harus punya daya juang yang lebih tinggi. Karena mereka lebih sulit dimatikan,β jelas dia.
Sementara itu, Riyanto Subagja harus angkat koper lebih awal usai menderita kekalahan dari Goh Soon Huat (Malaysia), 16-21, 22-20, 13-21. Saat ini, Firman Abdul Kholik tengah berhadapan dengan Qiao Bin (China).
(fem/mfi)











































