Linda Tersingkir, Tunggal Putri Pelatnas Habis

Indonesian Masters

Linda Tersingkir, Tunggal Putri Pelatnas Habis

Femi Diah - Sport
Jumat, 04 Des 2015 20:27 WIB
Linda Tersingkir, Tunggal Putri Pelatnas Habis
PBSI for detikSport
Jakarta - Linda Wenifanetri tersingkir di babak perempatfinal Indonesian Masters. Tunggal putri pelatnas pun habis.

Bermain di GOR Graha Cakrawala, Malang, Jawa Timur, Jumat (4/12/2015), Linda dikalahkan sesama pemain Indonesia dari PB Mutiara Cardinal Bandung, Hera Desi Ana Rachmawati, dengan skor 21-19, 22-24, 15-21.

Kekalahan Linda membuat wakil pelatnas tunggal putri tak bersisa. Fitriani, Priskila Siahaya dan Dinar Dyah Ayustine terhenti lebih dulu. Mereka tumbang di babak pertama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gregoria Mariska juga dihentikan unggulan pertama dari India, Sindhu PV, di babak pertama. Hanna Ramadini pun terhenti di babak kedua setelah ditumbangkan Maria Febe Kusumastuti.
Β 
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI Bambang Supriyanto menyebut kecewa dengan hasil itu. Dia bertekad untuk segera berbenah.

β€œHari ini Hera tampil cukup bagus, dia memang punya stroke yang bagus, sedangkan Linda punya trauma dengan keunggulan 20-14 dan kemudian terususul oleh lawan. Linda juga terlalu mudah kehilangan sampai 3-4 angka,” kata Bambang kepada Badminton Indonesia.

Menyoroti perkembangan pembinaan di tunggal putri yang lebih menantang ketimbang sektor lain, Bambang mengatakan bahwa ini merupakan PR yang mesti dicari jalan keluarnya bersama-sama.

β€œSaat ini kami memang kekurangan bibit tunggal putri yang berkualitas. Ini adalah PR buat kita semua. Saat ini kita harus fokus pada pemain seusia Gregoria (Mariska), usia 17 tahunan harus sudah mulai dibina. Tunggal putri beda dengan tunggal putra yang sekarang punya bibit seperti Ihsan (Maulana Mustofa), Anthony (Sinisuka Ginting), Jonatan (Christie) dan Firman (Abdul Kholik),” tutur Bambang.

β€œBicara tunggal putri tidak bisa lihat hasil jangka pendek. Paling tidak harus 4-5 tahun mendatang baru kelihatan hasilnya. Pola pembinaan di klub-klub besar pun harus ditingkatkan,” tambahnya.

Menyoal wakil tunggal putri yang berpeluang untuk lolos ke olimpiade, saat ini dua kandidat sama-sama punya kans. Saat ini Linda berada di peringkat 24 dunia, sedangkan Febe di posisi 21 dunia.

β€œKalau rangking misalnya beda beberapa peringkat, akan dilihat lagi. Kira-kira siapa yang bisa melawan pemain-pemain Top 10? Namun kalau ditanya saya pribadi, saya menyerahkan semuanya kepada PBSI, Linda atau Febe yang akan dikirim ke olimpiade,” ucap dia.

(fem/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads