Jonatan dan Anthony menjadi unggulan pertama dan kedua pada nomro tunggal putra kejurnas bulutangkis yang dihelat mulai hari ini (8/12/2015) hingga Sabtu, 12 Desember. Keduanya pun digadang-gadang untuk mengisi final.
Kedua pemain tak perlu bertanding di babak pertama setelah mendapatkan bye. Jonatan menunggu pemenang Vicky Angga Saputra dari DKI Jakarta dengan Redy Perdana (pelatnas) untuk tampil di babak kedua besok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berkaca cedera otot lutut yang membekap Ihsan Maulana Mustofa, pelatih tunggal putra pelatnas PBSI, Hendry Saputro, tak memberikan target khusus kepada anak asuhnya. Dia menjadikan kejurnas sebagai ajang ujian mental para pemain.
Ya, Ihsan yang menjadi unggulan ketiga kejurnas mundur dari kejurnas karena cedera lutut kanan yang didapatnya saat tampil di Indonesia Masters pekan lalu. Ajang itu merupakan turnamen ketiga beruntun yang dilakoni Ihsan setelah tampil di Hong Kong Super Series dan Makau Terbuka Grand Prix Gold. Cedera itu ditengarai akibat kelelahan yang berlebihan setelah tiga turnamen tersebut.
"Jonatan dan Anthony akan menjalani empat turnamen dalam empat pekan beruntun. Secara fisik anak-anak pasti kelelahan otot, bukti langsung ada pada Ihsan. Saya mengambil positifnya saja, mumpung masih muda anak-anak harus menjalani ini," kata Hendry dalam perbincangan dengan detikSport, Selasa (8/12/2015).
"Saya jadikan turnamen ini untuk menguji mental anak-anak apakah mereka masih bisa terus fokus atau tidak. Sudah pasti mereka lelah pikiran.
"Mumpung ada beberapa pemain nonpelatnas, seperti Wisnu Yuli dan Sony Dwi Kuncoro, saya minta para pemain memanfaatkan turnamen ini untuk mengambil pelajaran sebanyak-banyaknya," ucap dia.
Selain Jonatan dan Anthony, pelatnas menurunkan M. Bayu Pangistu, Firman Abdul Kholik, Panji Ahmad Maulana, Riyanto Subagja, Enzi Safira, Krisna Adi Nugraha, Redy Perdana, dan Reksy.
(fem/krs)











































