Adalah Hanna Ramadini yang akan berhadapan dengan Fitriani di babak puncak tunggal putri dewasa di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu (12/11/2015). Hanna yang jadi unggulan ketiga lebih diunggulkan untuk menang.
Hanna menjejak final usai menghentikan perlawanan Gregoria Mariska 23-21, 21-17. Mereka melakoni laga itu selama 43 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanna antusias menyambut final. Sebab, kali ini mereka bakal berduel di sebah arena, bukan latihan di Cipayung.
βKami sudah sering latihan bersama di Cipayung, jadi saya sudah tahu bola-bola Gregoria seperti apa dan antisipasinya seperti apa,β ujar Hanna seperti dikutip Badminton Indonesia.
βUntuk besok melawan Fitriani, peluangnya masih 50:50. Saya sudah dua kali bertemu Fitri dan selalu kalah. Fitri orangnya ulet, itu yang harus saya antisipasi. Dan yang paling penting, saya harus bisa menjaga fokus saat bertanding, karena jika fokus saya hilang sedikit, saya bisa tertinggal,β tambah Hanna.
Di kubu lain, Fitriani tak akan mengalah begitu saja. Dia bertekad untuk membalikkan prediksi.
βPersiapan untuk babak final besok, saya harus jaga kondisi. Saya harus lebih siap, karena pastinya Hanna punya keinginan untuk bisa menang dari saya,β ujar Fitriani.
Sebelumnya, asisten pelatih tunggal putri Edwin Irianto menyebut juara menjadi target tunggal putri pelatnas di turnamen ini.
(fem/rin)











































