Kejadian itu terjadi di tengah-tengah pertandingan babak ketiga antara kedua pemain. Ketika itu, Kyrgios menghina Wawrinka dengan mengklaim bahwa kompatriotnya Thanasi Kokkinanis 'tidur dengan pacarnya'.
"Sangat mengecewakan melihat seorang rekan atlet dan kolega begitu kurang ajar dalam sebuah cara yang tidak pernah bisa kubayangkan," kicau petenis Swiss itu usai pertandingan lewat media sosial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, empat bulan sejak insiden tersebut keduanya membela grup yang sama [Singapore Slammers] dalam menjalani turnamen pramusim International Premier League Tennis. Atmosfir Kyrgios dan Wawrinka pun cair.
"Kami sangat baik," ungkap petenis peringkat 30 dunia tersebut kepada Fox Sports. "Selama ini kami banyak ngobrol. Aku merasa kami sekarang jauh lebih nyaman satu sama lain. Seperti tidak pernah ada apa-apa."
"Kami di sini bersaing, kami bermain untuk tim yang sama, kami ingin menang," sambung Kyrgios.
"Yang utama adalah aku bermain dan memberi dia semua energi yang kuberikan untuk setiap orang lain, dan dia menghargainya dan dia sudah tampil bagus juga," imbuh dia.
(rin/din)










































