'Akankah Nadal Menangi Grand Slam di 2016? Tentu Saja'

'Akankah Nadal Menangi Grand Slam di 2016? Tentu Saja'

Okdwitya Karina Sari - Sport
Selasa, 29 Des 2015 15:26 WIB
Akankah Nadal Menangi Grand Slam di 2016? Tentu Saja
Clive Brunskill/Getty Images
Mallorca - Setelah melewati periode sulit di musim 2015, Rafael Nadal menyongsong 2016 dengan optimistis. Nadal diyakini masih bisa menambah koleksi titel Grand Slam tapi harus meningkatan sejumlah aspek.

Keyakinan itu diungkapkan oleh paman sekaligus pelatih Nadal, Toni Nadal, dalam wawancaranya dengan ESPN. Akibat periode mengecewakan itu, Toni sempat membuka peluang bagi Nadal untuk mengubah tim kepelatihannya.

Sepanjang tahun ini Nadal hanya meraih tiga titel juara di Buenos Aires, Stuttgart, dan Hamburg. Akan tetapi, itu tidak bisa menjadi ukuran kesuksesan Nadal karena titel-titel juara itu didapatnya di turnamen-turnamen minor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Si pemain sendiri mengakui, dirinya bermasalah dengan mentalitasnya dan meragukan peluangnya bisa menjuarai Grand Slam di masa depan. Tapi Toni percaya kans bagi keponakannya itu masih terbuka.

"Tentu saja, dia bisa. Saya tidak akan melakukan pekerjaan ini kalau saya berpikir dia tidak bisa memenangi Grand Slam lagi. Tidak, tidak, tidak, saya pikir dia bisa memenangi lebih banyak titel Grand Slam. Dia bisa memenangi Australia Terbuka di Januari dan juga Wimbledom," cetus Toni.

"Dalam beberapa tahun terakhir, Rafael selalu kalah di babak-babak awal Wimbledon dan di Roland Garros, tentu saja, Rafael bisa menang," sambung pria Spanyol berusia 54 tahun ini.

"Di dalam tenis, Anda membutuhkan kepercayaan diri untuk melakukan banyak hal. Mustahil Anda melakukan segala sesuatu tanpa hal itu. Anda tidak bisa memenangi banyak turnamen bagus kalau Anda berpikir Anda tidak bisa dan Anda tidak percaya."

Novak Djokovic mendominasi 2015 dengan menjuarai tiga Grand Slam serta merebut enam gelar Masters 1000 yang ditutup dengan gelar ATP World Tour Finals. Petenis Serbia nomor satu dunia itu akan kembali menjadi 'player to beat' bagi Nadal di musim depan.

"Untuk menyaingi Djokovic? Apa yang Rafa lakukan di atas lapangan setiap hari, yaitu bermain lebih agresif dari baseline, dan maju ke depan net ketika dia bisa dan memperbaiki servisnya," imbuh Toni.

(rin/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads