Tahun 2015 berjalan tidak menyenangkan buat Nadal. Serangkaian cedera dan gangguan kesehatan, yang sudah membuntuti sejak 2014, membuatnya kesulitan menemukan performa terbaik.
Dalam ukuran petenis pada umumnya tahun 2015 sebenarnya terbilang oke untuk Nadal, dengan tiga titel ATP World Tour dan catatan tanding 61-20. Tapi tidak cukup bagus buat seorang Nadal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyongsong musim 2016, petenis 29 tahun pengoleksi 14 gelar grand slam itu sudah ditempat oleh tim pelatihnya--dipimpin Toni Nadal sang paman dan Francis Roig selaku pelatih kedua. Hasilnya positif.
"Pramusim sudah berjalan amat baik. Kami sudah mengintensifkan latihan, baik dalam durasi setiap sesi dan juga ritmenya. Seperti halnya di akhir musim lalu, saya pikir keadaan berjalan amat baik. Bahkan saya pikir level Rafael lebih baik daripada saat yang sama pada tahun lalu. Bahwa ia merasa oke secara fisik turut membantu," kata Toni kepada ATPWorldTour.com.
"Untuk waktu lama sebelum ini kami harus berhati-hati dengan menu latihan karena ada sejumlah masalah, tapi belakangan ini kami bisa melakukan sesi latihan dengan intensitas setinggi apa pun. Menurut saya kami juga sudah berhasil membuatnya kembali main agresif dan itulah yang ia butuhkan agar bisa main dengan baik," sebutnya.
Nadal pernah satu kali menjuarai Australia Terbuka, yakni pada 2009 lalu. Setelah itu capaian terbaiknya adalah menembus final 2012 dan 2014.
(krs/nds)











































