Ballkid menjadi bagian tak terpisahkan dalam setiap gelaran Australia Terbuka. Ribuan anak-anak antusias mendaftarkan diri meksipun seleksi berlangsung cukup berat.
Setiap tahunnya tak kurang dari 2.500 anak-anak berusia 12-15 tahun mendaftarkan diri untuk menjadi bagian dari Australia Terbuka sebagai ballkid. Panitia penyelenggara menyediakan 380 tempat untuk anak-anak sedunia.
Selama ini, anak-anak lokal setempat Victoria menjadi prioritas. Selebihnya dari negara bagian lain dan dari negara-negara yang berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka dituntut untuk bisa melakukan hal-hal sederhana, seperti menggulirkan bola. Kami akan melihat seberapa cepat bolanya menggelinding, juga akurasinya. Kami akan melihat seperti apa bola bisa bergulir dalam satu aliran," kata Hall seperti dikutip ABC.
"Kami juga melihat kerataannya di atas tanah. Tidak boleh memantul. Kami mengharuskan bola itu rata di atas tanah.
"Hal lain yang kami minta adalah soal konsistensi. Kami ingin melihat upaya mereka untuk konsisten," jelas dia.
Dari pengalaman Nia Harrison yang menjadi ballkid di Australia Terbuka 2015, seorang ballkid tak hanya dituntut untuk bisa menggulirkan bola. Kepandaian mengobservasi kebiasaan para petenis juga wajib dimiliki. Ballkid harus paham ketika seorang petenis memberikan kode untuk meminta bola atau handuk. Dari gerakan alis sampai kode tangan dan jari.
"Kalau mereka menginginkan bola, biasanya mereka akan menatapmu kemudian matanya mengarah kepada bola. Kalau dia melebarkan mata, artinya dia minta bola kedua," kata Horisson.
"Kalau minta handuk biasanya mereka mengibaskan jari atau tangan," imbuh dia,
Beberapa pengetahuan tambahan mengenai detail kebiasaan para petenis top juga penting. Mailtimes dalam rubrik buku harian ballkid mencatat kalau petenis Rusia, Maria Sharapova, hanya menerima bola dari forehand, petenis Prancis Richard Gasquet hanya mau melakukan servis dengan bola yang sama saat poin-poin terakhir.
Juga kebiasaan petenis Denmark, Caroline Wozniacki, yang lebih suka menerima bola dari ballkid dari sisi di mana dia akan melakukan servis. Rafael Nadal dan Andy Murray selalu membutuhkan handuk setelah meraih setiap poin.
Tuntutan tinggi itu dibayar dengan fasilitas yang lumayan. Ballkid mendapatkan seragam (kaus lengan panjang, kaus kaki, sepatu lari, topi, dan kacamata), botol air, penutup leher, souvenir, dan piagam penghargaan.
Mereka juga mendapatkan jatah makan dan minum setiap hari. Juga buah segar dan makanan ringan yang tersedia di ruangan ballkid.
Salah satu ballkid yang terpilih untuk Australia Terbuka 2016 ini, Jacob Rowe, antusias menyambut masa tugasnya mulai 18-31 Januari ini. Penugasaannya kali ini akan jadi pengalaman pertama dia. "Tekanan untuk tak membuat kesalahan amat tinggi karena ini turnamen grand slam. Tapi di sisi lain, saya sangat antusias karena bisa menyaksikan beberapa pertandingan yang keren dan merasakan langsung atmosfer di sana," kata Rowe seperti dikutip QT.
"Karena ini pengalaman pertama saya sepertinya peluang untuk bertugas di babak final kecil ya. Tapi kalau saya berlatih keras dan menunjukkan upaya bagus maka semua jadi mungkin," kata siswa The Springfield Anglican College berusia 15 tahun tersebut.
Sejak babak penyisihan 13 Januari lalu mereka sudah mulai bertugas. Kini sebagaimana para petenis, mereka juga memulai tugas di babak utama mulai hari ini. Selain sederet kewajiban yang harus dilakoni, panas akan menjadi tantangan lain para ballkid itu. Sebelum bertugas di babak utama, ballkid diajak jalan-jalan lebih dulu ke kebun binatang kemarin. Semoga makin bersemangat.
Selamat bertugas!
Data dan fakta ballkids di Australia Terbuka 2016:
380 ballkid yang berpartisipasi di Australia Terbuka dibatasi usia 12-15 tahun
329 ballkid adalah anak-anak dari kawasan Victoria
25 ballkid berasal dari negara bagian lain, lima di antaranya dari Queensland
30 ballkid peserta dari negara-negara lain
14 pasang di antara ballkid itu kakak beradik, dua pasang di antaranya kembar.
(fem/cas)











































