Maria Sharapova belum berniat untuk pensiun dalam waktu dekat. Petenis Rusia itu juga masih membidik medali emas Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro.
Sharapova terkejut saat ditanya soal rencananya pada sepuluh tahun mendatang dalam wawancara usai mendapatkan kemenangan di babak kedua Australia Terbuka. Sharapova yang menjadi unggulan kelima baru saja menumbangkan, petenis Belarusia, Aliaksandra Sasnovich, 6-2 dan 6-1 di Rod Laver Arena, Rabu (20/1/2016).
"Saya tak yakin soal itu ya. Saya tak tahu apa yang akan terjadi pada usia 38 tahun. Itu sesuatu yang tak pernah saya pikirkan (kemudian tertawa)," kata Sharapova seperti dikutip situs resmi turnamen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perspektif akan berubah, pertandingan juga berkembang dan itulah yang terjadi. Saya tidak tahu, yang berubah hanya soal attitude. Tapi sebagai seorang perempuan ada hal lain yang perlu dipikirkan, sulit ya membandingkan atlet pria dan wanita. Di satu waktu Anda menginginkan keluarga dan punya anak-anak. Sebagian orang bisa comeback setelah itu (menikah dan punya anak), sebagian lagi tidak. Itu juga jadi pertimbangan. Sepertinya saya tak melihat diri saya masih bermain di usia 38 tahun," ucap dia.
Yang jelas, saat ini Sharapova berfokus untuk tetap tampil di lapangan. Salah satu ajang bidikan paling dekat adalah medali emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.
Empat tahun lalu, Sharapova nyaris mendapatkan emas. Dia dikalahkan Serena Williams (Amerika Serikat) di babak final dan harus puas membawa pulang perak."Tentu saya saya ingin tampil di sana. Saya selalu memikirkan soal penghargaan tertinggi dan terbaik yang bisa saya raih dari sebuah ajang. Pengalaman sebagai seorang Olimpian amat menyenangkan--bukan soal diri saya sendiri tapi juga bagaimana rasanya ada di antara atlet-atlet lain di kampung atlet sebelum pembukaan," jelas pemilik lima gelar grand slam itu.
"Amat spesial bisa ada di sana. Menyaksikan mereka berlatih di taman, para petinju melakukan box shadowing dan lain-lain. Terasa sekali bagaimana sebuah persatuan di dunia. Kami dipertemukan dengan atlet-atlet lain yang belum pernah kita jumpai sebelumnya. Selain itu, kami menjadi sangat memahami apa saja yang sudah kami lewati dan perjuangkan serta kerja keras seperti apa yang sudah kami lakoni. Dan visualisasi semua itu adalah medali emas Olimpiade," ucap dia.Β
(fem/nds)











































